Padang Pariaman, KlikGenZ – Ribuan personel dari berbagai instansi pemerintah, TNI/Polri, BUMN, swasta, hingga organisasi kemasyarakatan terlibat dalam kegiatan Goro Akbar yang digelar Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman di kawasan Batang Ulakan, Sabtu (19/4).
Kegiatan diawali dengan apel pengecekan kesiapan pasukan dan perlengkapan yang akan digunakan. Dalam sambutannya, John Kenedi Azis Bupati Padang Pariaman menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan partisipasi seluruh pihak.
“Goro Akbar kali ini melibatkan banyak pihak, termasuk unsur pemerintah, BWSS V, SDABK Provinsi, BUMN seperti PT HKI dan PT Statika, sektor swasta, serta organisasi kemasyarakatan seperti Pekat IB, Pramuka, KNPI, dan forum wartawan se-Padang Pariaman,” ungkapnya.
Ia juga berharap kegiatan ini membawa dampak positif bagi masyarakat.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Semoga upaya kecil ini memberi dampak besar, khususnya bagi masyarakat Ulakan,” tambahnya.
Tujuan utama Goro Akbar adalah memperbaiki infrastruktur dan menanggulangi risiko banjir yang sering melanda kawasan Batang Ulakan. Fokus utama kegiatan adalah pembersihan aliran sungai yang selama ini menjadi penyebab utama banjir.
“Untuk tahap awal, pembersihan dilakukan sepanjang 700 meter dari total target dua kilometer, dimulai dari muara hingga ke hulu sungai,” jelas panitia.
Dukungan Alat dan Personel
Berbagai alat berat dan perlengkapan diterjunkan dalam kegiatan ini, di antaranya:
• Excavator Long Arm: 2 unit (SDABK & BWSS V)
• Excavator Amfibi: 1 unit (BWSS V)
• Excavator Standar: 4 unit (PT HKI, Statika, PUPR)
• Dump Truck: 6 unit (Statika, DLHKPP, Polres)
• Mobil Pickup: 5 unit (BPBD, DPUPR, DLHKPP)
• Mesin Chainsaw: 15 unit (Nagari, Camat, BPBD, DPUPR)
• Cable Sling: 20 unit (PT HKI)
• Kapal & Perahu Karet: (BPBD, Camat, Wali Nagari)
• Tenda, kursi, meja, dan sound system: (BPBD, Kecamatan, Bagian Umum)
Personel yang terlibat meliputi satu pleton TNI, satu pleton Polri, dua pleton Satpol PP, serta puluhan personel dari BPBD dan instansi terkait lainnya. Kegiatan Goro Akbar dibagi ke dalam delapan titik pengerjaan yang masing-masing dipimpin oleh TNI atau Polri.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong lintas sektor dalam menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat, khususnya dari ancaman bencana banjir.
Kalau mau dikembangkan lagi ke versi berita panjang atau butuh infografis, tinggal bilang aja. (*)






