PADANG PARIAMAN, KlikGenZ — Bupati Padang Pariaman menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan kesenian, kebudayaan, serta kegiatan sejenis di wilayahnya. Namun, ia menekankan pentingnya efisiensi anggaran dalam pelaksanaannya.
Salah satu contohnya adalah pelaksanaan Festival Kebudayaan Padang Pariaman Baralek Gadang 1, yang tetap akan digelar, namun dengan mengedepankan prinsip swadaya dan dukungan dari berbagai elemen swasta dan pemangku kepentingan lainnya.
“Seperti halnya beberapa festival yang telah kita laksanakan sebelumnya, seperti Pacu Kuda di Nagari Balah Aie Timur, Festival Juadah di Toboh Gadang Barat, Lomba Lagu Daerah di Cimpago, dan Festival Gandang Tasa di Bisati Sungai Sariak, semuanya mengandalkan kolaborasi dengan berbagai pihak,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak pernah membatalkan atau menolak pelaksanaan festival ini, melainkan hanya membatalkan pengalokasian anggaran dari APBD untuk kegiatan tersebut.
“Yang dibatalkan hanyalah penganggarannya di APBD, bukan kegiatan festivalnya,” tegasnya.
Ia juga meminta semua pihak untuk tidak menggiring opini publik seolah-olah dirinya menolak musyawarah atau membatalkan kegiatan secara sepihak. Penjelasan ini juga telah disampaikan langsung kepada para tokoh masyarakat Nagari Ketaping yang bertemu dengan Bupati di pendopo pada Sabtu siang, 5 Juli 2025.
Bupati berharap agar pelaksanaan kegiatan budaya tetap berjalan dengan semangat gotong royong dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. (*)






