Solok | KlikGenZ – Musim kemarau yang berkepanjangan mulai berdampak pada sektor pertanian dan kehidupan masyarakat di Kota Solok. Menyikapi hal ini, Pemerintah Kota Solok bersama masyarakat menggelar Shalat Istisqa di Lapangan Merdeka, Kamis pagi (10/7/2025), sebagai bentuk doa dan ikhtiar spiritual memohon turunnya hujan.
Pelaksanaan Shalat Istisqa ini diinisiasi sebagai respon atas kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di kota tersebut, yang menyebabkan lahan pertanian mengering, tanaman layu, dan kondisi tanah menjadi gersang. Ratusan warga tampak antusias mengikuti ibadah tersebut, yang juga dihadiri langsung oleh Wali Kota Solok, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, para Kepala OPD, camat, lurah, serta tokoh masyarakat.
“Melalui Shalat Istisqa ini, kita berharap rahmat Allah segera datang dalam bentuk hujan yang membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kota Solok,” ujar Wali Kota dalam sambutannya.
Shalat Istisqa dipimpin oleh Ustadz Eri Chandra, S.Pd.I sebagai imam, sementara khatib diisi oleh Ustadz H. Dedi Eriyanto, Lc, MA. Dalam khutbahnya, sang khatib mengajak seluruh jamaah untuk memperbanyak istighfar, muhasabah diri, serta meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT.
“Segala sesuatu terjadi atas kehendak-Nya. Tidak ada yang tidak mungkin jika kita memohon dengan penuh kerendahan hati dan kesadaran akan kekhilafan kita,” pesan Ustadz Dedi. Ia juga membacakan doa Nabi Yunus sebagai bentuk permohonan: Laa ilaaha illaa anta subhaanaka inni kuntu minaz zhaalimiin.
Kegiatan ini menjadi refleksi kolektif, tidak hanya sebagai bentuk permohonan atas kondisi alam, tetapi juga sebagai pengingat pentingnya kembali kepada nilai-nilai spiritual di tengah tantangan cuaca ekstrem.
Pemerintah Kota Solok juga mengimbau warga untuk tetap menjaga ketertiban, serta mengikuti petunjuk dan tata cara Shalat Istisqa yang sebelumnya telah dipandu oleh perwakilan dari Kementerian Agama. (*)

