MENTAWAI | KlikGenZ – Sebanyak 11 orang korban kapal terbalik di perairan antara Pulau Pagai Utara dan Pulau Sipora, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat pada Selasa (15/7).
Para korban diketahui berhasil mencapai daratan dengan berenang sejauh sekitar 10 kilometer sambil memanfaatkan puing-puing dan papan dari kapal sebagai alat bantu mengapung.
Sebanyak 10 orang pertama kali ditemukan di Dusun Guluguluk, Desa Saumanganya, Kecamatan Pagai Utara, sekitar pukul 10.25 WIB. Salah satu dari mereka adalah anggota DPRD Mentawai, Isar Taileleu, yang turut membawa dua anaknya. Satu korban lainnya ditemukan terpisah di Dusun Mangaugau, Desa Sikakap.
Seluruh korban kemudian dievakuasi menuju Pelabuhan Tuapejat menggunakan kapal cepat (RIB 02) milik Basarnas Mentawai.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Rudi, memastikan seluruh penumpang selamat dari musibah ini.
“Total 17 orang sudah tiba di Tuapejat. Satu orang lagi dalam perjalanan dan diperkirakan akan sampai sekitar pukul 18.30 WIB,” jelasnya saat dikonfirmasi pada Selasa sore.
Dengan demikian, total 18 korban dari insiden ini dinyatakan selamat. Rudi juga menyampaikan bahwa operasi SAR akan segera ditutup setelah seluruh korban tiba di lokasi evakuasi.
Kapal tersebut membawa mayoritas penumpang yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Pemkab Kepulauan Mentawai. Kejadian naas itu terjadi pada Senin (14/7) sekitar pukul 11.00 WIB akibat cuaca ekstrem dan gelombang tinggi yang membuat kapal terbalik di tengah laut.
Pada hari kejadian, tujuh korban sempat ditemukan lebih awal. Mereka berenang sejauh sekitar enam kilometer dengan berbekal kompas untuk menentukan arah ke daratan. (*)






