PADANG | KlikGenZ — Upaya meningkatkan transparansi informasi dan tata kelola pemerintahan nagari terus diperkuat. Salah satunya melalui keikutsertaan Wali Nagari Panampuang, Etriwarmon, S.Pd, dalam Pelatihan Jurnalistik dan Pemerintahan yang digelar Forum Walinagari Nasional (Forwana) Sumatera Barat bekerja sama dengan Harian Padang Ekspres (Padek).
Pelatihan ini berlangsung selama tiga hari, 16–18 Juli 2025 di Kota Padang, dan diikuti 30 kepala desa dan wali nagari se-Sumatera Barat sebagai bagian dari angkatan ke-VI.
Tak hanya membekali peserta dengan keterampilan jurnalistik untuk publikasi informasi pembangunan, kegiatan ini juga memperkenalkan materi strategis dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat terkait program JAGA DESA sebuah inovasi nasional untuk pengawasan dan transparansi pengelolaan dana desa.
Jurnalistik Jadi Instrumen Pengawasan dan Publikasi Nagari
Asisten Intelijen Kejati Sumbar, Dr. Eka, yang hadir sebagai pemateri utama, menekankan pentingnya peran media dalam menunjang keterbukaan informasi di tingkat pemerintahan terendah.
“Media bukan sekadar alat publikasi, tapi juga instrumen dokumentasi pertanggungjawaban yang sah dari pemerintahan nagari kepada publik,” tegasnya.
Ia mengingatkan pentingnya dokumentasi yang sistematis, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan, agar seluruh proses pembangunan desa terekam dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
Tak hanya itu, Eka juga menyoroti peluang pengembangan ekonomi lokal melalui Kelompok Masyarakat Produktif (KMP) sebagai penghasil Pendapatan Asli Nagari (PAN). Ia mendorong wali nagari untuk mendorong pembentukan KMP agar ekonomi masyarakat bisa tumbuh dari level akar rumput.
Padang Ekspres Dukung Kontributor Informasi Publik Nagari
Pemimpin Redaksi Padang Ekspres, Rommi Delfiano, dalam kesempatan yang sama, menyerahkan kartu kontributor informasi publik nagari kepada peserta, termasuk Etriwarmon. Ia mengatakan, sinergi dengan Forwana ini bertujuan memperkuat kemampuan komunikasi publik pemerintahan nagari.
“Banyak potensi dan capaian pembangunan nagari yang belum terpublikasi secara maksimal. Lewat pelatihan ini, para wali nagari bisa menyuarakan langsung program dan kegiatan mereka kepada masyarakat di ranah maupun rantau,” kata Rommi.
Etriwarmon: “Ini Angin Segar bagi Pemerintahan Nagari”
Wali Nagari Panampuang, Etriwarmon, mengapresiasi penyelenggaraan pelatihan tersebut. Ia menilai program ini sangat relevan dengan kebutuhan nagari dalam memperkuat sistem informasi dan membangun pemerintahan yang akuntabel dan bebas dari praktik korupsi.
“Materi JAGA DESA sangat membuka wawasan kami soal pengelolaan nagari yang benar dan aman secara hukum. Pelatihan ini membawa angin segar yang luar biasa bagi para pemimpin nagari,” ungkap Etriwarmon.
Ia juga berterima kasih kepada Forwana dan Padek yang telah memberi ruang publikasi gratis bagi nagari-nagari peserta. Etriwarmon menyebut, pengetahuan yang diperoleh akan langsung diterapkan di Nagari Panampuang untuk menyampaikan informasi pembangunan secara transparan melalui media cetak, daring, dan sosial.
“Ini akan jadi modal besar untuk membawa Panampuang lebih terbuka, informatif, dan terlindungi secara hukum,” pungkasnya. (*Padek)






