AGAM | KlikGenZ — Upaya menciptakan ruang aman dan edukatif bagi anak terus digaungkan Forum Anak Kabupaten Agam. Terbaru, forum yang beranggotakan para pelajar ini tengah menyiapkan program Siaran Anak melalui media radio lokal, sebagai wadah berekspresi sekaligus sarana menyuarakan isu-isu anak secara positif dan kreatif.
Langkah inovatif ini mendapat dukungan langsung dari Pemerhati Siaran Ramah Anak, Triana Maharani, yang hadir dalam sesi dialog interaktif di Sekretariat Forum Anak Agam, Minggu (20/7/2025). Dalam kesempatan tersebut, Triana mendengarkan langsung pemaparan ide dan rencana kerja Forum Anak, termasuk rencana peluncuran siaran khusus anak.
“Siaran Anak ini adalah bentuk partisipasi aktif dan bermakna. Anak tidak hanya menjadi objek, tapi subjek dalam penyiaran yang mendidik. Saya sangat mendukung dan terbuka untuk kolaborasi ke depan, seperti pelatihan penyiaran ramah anak,” ujar Triana.
Ia menegaskan, perlindungan anak melalui media tidak bisa dilakukan sepihak. Perlu sinergi antara lembaga penyiaran, komunitas anak, pemerintah, dan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Forum Anak Kabupaten Agam, Zikra, menjelaskan bahwa program Siaran Anak dirancang sebagai sarana menyampaikan aspirasi, memperluas edukasi, dan memperkenalkan forum secara lebih luas ke masyarakat.
“Lewat radio, kami ingin menyampaikan pesan-pesan positif tentang hak anak, kampanye anti perundungan, edukasi remaja, dan hal-hal yang menjadi kegelisahan kami sebagai anak-anak,” tutur Zikra.
Selain merancang siaran, Forum Anak Agam juga aktif menjalankan berbagai program seperti pelatihan kepemimpinan, penyuluhan kesehatan remaja, dan kampanye sosial. Namun, menurut Zikra, tantangan utama yang dihadapi forum saat ini adalah soal pendanaan kegiatan.
“Untuk kegiatan skala kecil kami pakai kas internal, tapi program besar seperti Siaran Anak ini tentu butuh dukungan dari dinas atau mitra melalui pengajuan proposal,” jelasnya.
Program Siaran Anak diharapkan tidak hanya menjadi ruang kreatif, tetapi juga bagian dari gerakan literasi media yang mendorong anak-anak untuk lebih kritis, aktif, dan berdaya di era digital. (*infosumbar)






