PADANG PANJANG | KlikGenZ – Ratusan pelajar tingkat SLTP dan SLA se-Kota Padang Panjang mengikuti Apel Akbar Cinta Kebangsaan dan Kerukunan di Lapangan Bancah Laweh, Rabu (6/8/2025). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat semangat persatuan di tengah keberagaman, dipimpin langsung oleh Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis.
Dalam amanatnya, Wako Hendri mengajak generasi muda untuk menjadikan nilai-nilai kebangsaan dan kebhinekaan sebagai landasan hidup bermasyarakat. Menurutnya, Padang Panjang bukan hanya dikenal sebagai Kota Serambi Mekkah yang religius, tetapi juga sebagai ruang tumbuhnya toleransi di tengah keberagaman keyakinan dan budaya.
“Kita ingin mencintai negeri ini dalam damai, dalam semangat saling menghormati. Hari ini, kita hadir dengan satu semangat: semangat kebangsaan,” ujar Hendri di hadapan peserta apel.
Hendri menyoroti kekhasan Padang Panjang yang diwarnai keberadaan pesantren besar seperti Thawalib dan Diniyyah, yang berdampingan dengan sekolah Kristen Fransiskus. Hal ini, kata dia, mencerminkan harmoni nyata antarumat beragama.
“Di kota ini, ada anak Minang, Batak, Jawa, Tionghoa, semua hidup rukun. Tidak ada yang dipinggirkan. Inilah kekayaan kita yang harus dijaga bersama. Kerukunan adalah fondasi dari kemajuan,” tegasnya.
Wali kota dua periode itu juga menitipkan pesan kepada para pelajar untuk tidak pernah lelah menjaga semangat persaudaraan dalam perbedaan.
“Jangan pernah ada pelarangan dalam beribadah sesuai kepercayaan kita. Sampaikan kepada keluarga dan lingkungan, bahwa menjaga kerukunan adalah tanggung jawab kita bersama,” pesannya menutup apel.
Apel Akbar ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif generasi muda akan pentingnya hidup berdampingan dalam damai di tengah masyarakat yang plural. Padang Panjang membuktikan bahwa religiusitas bisa sejalan dengan toleransi. (*)






