RSUD Padang Pariaman Tegas Klarifikasi: Isu Penolakan Pasien Hamil Adalah Hoaks

“Kabar bohong soal penolakan pasien hamil dipatahkan, RSUD dan Kominfo ajak masyarakat bijak bermedia sosial.”

Redaksi

PARIT MALINTANG | KlikGenZ – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padang Pariaman dengan tegas membantah kabar bohong (hoaks) yang beredar di media sosial terkait dugaan penolakan pasien hamil.

Pertemuan klarifikasi digelar bersama tim pers di ruang Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (22/8/2025). Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Komite Etik dan Hukum RSUD Padang Pariaman, Dr. dr. Engga Lift Irwanto, Sp.OG (K), SH, MH, MKM, MM, MM (RS), MAP, M.Kes, didampingi Direktur RSUD dr. Hj. Syafrina Wati, MARS, Kabid Pelayanan dr. Rikavia Anwar, MKM, serta Koordinator Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) Cintya Tri Kumala, SKM.

Dr. Engga menegaskan, informasi yang menyebutkan RSUD menolak pasien hamil tidak benar dan menyesatkan masyarakat.

“Kami tidak pernah menolak pasien, apalagi dalam kondisi darurat seperti ibu hamil. Berita yang beredar itu adalah hoaks. Kami meminta masyarakat untuk bijak menyaring informasi,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Direktur RSUD Padang Pariaman, dr. Syafrina Wati. Ia menekankan komitmen rumah sakit untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa diskriminasi.

“RSUD Padang Pariaman selalu terbuka menerima pasien. Jika ada ketidaknyamanan dalam pelayanan, masyarakat dapat langsung menyampaikan keluhan ke tim pengaduan kami yang standby di ruangan khusus pada jam dinas,” jelasnya.

Pihak RSUD juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya. Semua pihak diminta mengonfirmasi langsung ke rumah sakit atau melalui kanal resmi yang tersedia.

Dengan adanya klarifikasi ini, manajemen berharap isu hoaks tersebut tidak lagi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. *(FB.Pkrs Padang Pariaman)