III Koto Aua Malintang Timur, KlikGenZ – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mohammad Natsir (UMN) Bukittinggi berhasil merancang alat penabur pupuk jagung inovatif untuk membantu petani setempat meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Inovasi ini digagas sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat di Korong Padang Polongan, Nagari III Koto Aua Malintang Timur, Kecamatan IV Koto Aua Malintang, Padang Pariaman. (13/08/2025).
Alat yang dikembangkan mahasiswa ini dirancang untuk mempermudah proses pemupukan jagung secara otomatis dan akurat. Dengan teknologi yang mampu mengatur takaran pupuk secara tepat, alat ini mengurangi pemborosan pupuk sekaligus memastikan setiap tanaman mendapatkan nutrisi optimal.
Ketua Tim KKN, Randa Anggi Setiawan, menjelaskan ide alat ini lahir dari observasi langsung di lapangan.
“Kami melihat petani masih memupuk secara manual, yang memakan waktu lama dan kurang efisien. Dari situ kami terdorong menciptakan solusi praktis dan ekonomis,” ujarnya.
Keunggulan alat ini antara lain:
Mengatur jarak tanam secara konsisten
Menghemat waktu pemupukan hingga 60%
Mengurangi penggunaan pupuk berlebihan yang berpotensi merusak lingkungan
Terbuat dari bahan mudah didapat di daerah setempat, sehingga petani bisa merawat secara mandiri

Damuir, koordinator kelompok tani di Padang Polongan, menyambut positif inovasi ini.
“Pekerjaan memupuk yang biasanya memakan waktu seharian kini bisa selesai dalam beberapa jam saja. Hasilnya juga lebih merata,” ungkapnya antusias.
Para mahasiswa tidak hanya mendemonstrasikan alat ini kepada masyarakat, tetapi juga menyerahkan desain dan panduan pembuatan, sehingga petani bisa memproduksi alat secara mandiri.
Melalui inovasi ini, Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi menunjukkan komitmen nyata dalam menghadirkan solusi yang bermanfaat untuk masyarakat. Program KKN yang tidak hanya fokus pada pengabdian, tetapi juga menghasilkan karya inovatif ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan memajukan sektor pertanian di Padang Polongan, Nagari III Koto Aua Malintang Timur.*






