Dulu Demo Tuntut Nasib, Kini Demo Syukur: Pegawai Honorer Padang Pariaman Persembahkan Hasil Bumi untuk Bupati

Aliansi R4 yang dulu menggelar aksi menuntut kepastian status, kini kembali turun ke jalan dengan wajah penuh haru dan syukur setelah diperjuangkan menjadi PPPK Paruh Waktu.

Redaksi

PARIT MALINTANG | KlikGenZ — Suasana haru menyelimuti halaman Kantor Bupati Padang Pariaman, Kamis (18/9/2025). Ratusan tenaga honorer yang dahulu pernah turun ke jalan melakukan aksi demonstrasi menuntut kepastian nasib mereka, kini kembali berdemo. Namun kali ini berbeda mereka datang bukan dengan spanduk tuntutan, melainkan dengan hati penuh syukur dan tangan yang membawa hasil bumi.

Aliansi R4, yang sebelumnya dikenal vokal menyuarakan aspirasi para tenaga honorer kategori R4, hari itu mendatangi kantor bupati dengan wajah cerah dan penuh rasa terima kasih. Ubi, jagung, tebu, hingga hasil tani lainnya mereka persembahkan langsung kepada Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis.

“Ini wujud syukur kami atas perjuangan Bapak Bupati dan jajaran dalam memperjuangkan kami hingga diterima sebagai Tenaga PPPK Paruh Waktu. Dahulu kami demo untuk menuntut, sekarang kami demo untuk berterima kasih,” ujar Rendy, salah seorang perwakilan Aliansi R4 dengan suara bergetar.

Hasil pertanian yang mereka bawa bukanlah sekadar simbol, melainkan hasil jerih payah dari ladang yang selama ini dikelola para tenaga harian lepas (THL) di Padang Pariaman.

Bupati John Kenedy Azis tampak terharu menerima persembahan sederhana namun sarat makna tersebut. Air matanya hampir menetes ketika menyampaikan rasa bangganya atas ketulusan para pegawai honorer.

“Saya sangat bangga sekaligus terharu. Perjuangan ini bukan semata untuk hari ini, tetapi demi masa depan bapak dan ibu semua yang sudah lama mengabdi dengan penuh kesetiaan. Teruslah jaga semangat, disiplin, dan loyalitas dalam bekerja, karena Padang Pariaman maju berkat pengabdian kalian,” ungkapnya penuh emosional.

Di tengah kerumunan, Riya salah seorang tenaga honorer tak kuasa menyembunyikan rasa harunya. “Dulu kami demo menuntut agar didengar, sekarang kami demo bersyukur karena sudah diperjuangkan. Terima kasih Bapak Bupati, semoga sehat selalu dan panjang umur,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Momen itu pun ditutup dengan salam hangat, pelukan, dan doa bersama. Para tenaga honorer yang dulu berdiri di garis perjuangan, kini berdiri di garis rasa syukur sebuah babak baru perjalanan mereka sebagai PPPK Paruh Waktu. Bupati John Kenedy Azis, didampingi Sekda Rudy Repenaldi Rilis, Kepala Inspektorat Indra Aswara, dan Kabag Prokopim Anton Wira Tanjung, menerima setiap ucapan dengan penuh kehangatan.

Hari itu, demo yang pernah identik dengan teriakan tuntutan, berubah menjadi demo syukur sebuah kisah yang akan selalu diingat dalam sejarah pengabdian para pegawai honorer di Padang Pariaman. (Humas)