Milenial dan Gen Z, Membentuk Masa Depan Indonesia

Redaksi
gambar https://www.brainacademy.id

KlikGenZ – Generasi milenial dan generasi Z merupakan golongan dimana mereka lahir dan besar di era digitalisasi, hari dua golongan ini selain menguasai teknologi digital dalam kegidupan sehari hari, tanpa di sadari bahwa saat ini generasi milenial dan Generasi Z sudah masuk dan menguasai tatanan tahta kepemimpinan saat ini di indonesia.

Hasil pemilu dan pemilihan kepala daerah yang lalu hampir rata rata kalangan generasi milenial dan Gen Z mampu meraih mandat rakyat dan kepercayaan di parlemen dan pemerintahan mulai pusat hingga ke daerah. Maka hari ini fase kepemimpinan daerah dan negara fasenya kolaborasi milenial dan Gen Z.

Agar pembaca lebih mengetahui apa yang di maksud generasi milenial dan Gen z, serta seperti apa karakteristiknya dalam kehidupan sosiala, berikut ini penjelasannya.

Tren tahun 2025 ini terkenal istilah sebutan Gen Z dan Milenial, kedua ini sering menjadi sebutan dan sering kita lihat istilah ini di media media sosial, taukah anda yang di sebut golongan Gen Z merupakan generasi yang lahir pada tahun 1997- 2012 saat ini berusia 8-12 tahun. Sedangkan milenial yaitu generasi yang lahir pada tahun 1981-1996 saat ini berusia 24-39 tahun.

Generasi Z di kenal sebagai generasi yang tergantung kepada teknologi, khususnya internet dan medua sosial setiap harinya. Gen Z disuguhkan oleh berbagai media informasi termasuk apa yang sedang tren hari ini. Mereka bisa merasa kuper, takut di cap tidak gaul, dan cemas jika belum mencoba tren yang ada di internet.

Gen Z di kenal sebagai generasi yang cinta kebebasan, mereka begitu menghargai rasionalitas. Ketika memikirkan peraturan, mereka memerlukan penjelasan yang logis mengapa hal ini harus dilakukan dan mengapa tidak. Karena Gen Z lahir dan berkembang di era modern.

Maka dengan itu generasi Gen Z karakternya mandiri, kolabiratif, dan berpikiran beragam. Menghargai fleksibilitas, keaslian dan pendekatan pragmatis dalam mengatasi masalah. Generasi Z adalah generasi yang berjiwa wirausaha dan adaptif, bukan golongan “malas” atau ” dimanjakan”.

Generasi milenial mereka memiliki tingkat optimisme yang tinggi dan merasa terhubung dengan orang tua mereka. Mereka tegas dan percaya bahwa mereka ” baik-baik saja” di beberpa negara seperti di Kanada mereka berorientasi pada kelompok dari pada menjadi Individual.

Generasi milenial sangat menghargai serta mewujudkan serangkaian nilai dan aspirasi yang terus berkembang yang sangat mempengaruhi pilihan dan perilaku mereka. Generasi milenial ini sangat menghargai otoritas, prestasi, dan pengaruh, yang menunjukan keinginan kuat mengendalikan, meraih kesuksesan, dan pengakuan.

Yang menjadi pembedaan generasi milenial dan generasi sebelumnya generasi Z tumbuh dalam era teknologi yang sangat canggih, mereka terbiasa dengan dengan penggunaan internet, media sosial, dan perangkat mobile sejak dini. Sebaliknya, milenial mengalami masa transisi dari teknologi tradisional ke teknologi digital. Selain terdapat perbedaan lainya pada nilai-nilai dan prilaku sosial generasi Z dan milenial.(*)

Penulis: AMEditor: AM