News  

Gempa 6,3 Guncang Aceh: Belasan Atlet Luka, Masjid dan Gedung Pemerintahan Rusak

Guncangan kuat menggoyang Simeulue saat rapat anggaran dan pertandingan karate sedang berlangsung. Warga panik, bangunan retak, dan korban luka masih dalam penanganan.

Rafi Dirga Maulana

ACEH | KlikGenZ — Kepanikan melanda warga Kabupaten Simeulue, Aceh, setelah gempa bumi bermagnitudo 6,3 mengguncang wilayah tersebut pada Kamis siang (27/11/2025). Tak hanya menyebabkan kerusakan bangunan, belasan orang terluka akibat situasi chaos saat upaya menyelamatkan diri berlangsung.

Pusat gempa berada di 62 kilometer barat laut Sinabang. Dalam beberapa jam setelahnya, sejumlah gempa susulan masih dirasakan masyarakat.

“Skalanya memang kecil, namun fluktuatif. Tadi sempat 4 koma sekian, turun ke 3,3, naik lagi. Masih terus kami pantau,” kata Kepala Pelaksana BPBD Simeulue, Zulfadli.

Panik Saat Rapat dan Pertandingan Olahraga

Detik-detik guncangan itu terjadi saat Zulfadli dan jajaran pemangku kepentingan sedang mengikuti pembahasan anggaran tahun 2026 di gedung DPRK Simeulue. Seluruh peserta rapat spontan berhamburan ketika bangunan berguncang hebat.

“Kami lari keluar semua. Kantor DPR mengalami kerusakan ringan,” ungkapnya.

Kepanikan serupa pecah di Gedung Serbaguna Simeulue, tempat pertandingan Pra PORA Cabor Karate sedang berlangsung. Atlet dan penonton tumpah ruah menuju pintu keluar yang sempit.

Sejumlah korban mengalami luka karena menabrak dinding kaca dan terjatuh saat berebut keluar. Cedera mulai dari bagian kepala, tangan hingga kaki tak dapat dihindarkan.

“Total ada 12 orang luka-luka, termasuk atlet dan penonton,” kata Zulfadli.

Saat ini seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat.

Masjid dan Kantor Pemerintah Ikut Terdampak

Kerusakan fisik juga terpantau di beberapa titik. Salah satunya sebuah masjid di Simeulue Tengah yang mengalami retakan dinding dan kerusakan ornamen kaca. Masjid di Simeulue Barat juga dilaporkan terdampak.

Bangunan pemerintahan seperti kantor BPBD serta sejumlah sekolah turut mengalami kerusakan ringan hingga sedang.*