Muhammad Ari Wibowo adalah seseorang yang meluapkan energinya melalui sajak dan pembacaan puisi. Karyanya kerap ia suarakan di media sosial pribadinya, seperti YouTube dan TikTok, sebagai ruang ekspresi dan perenungan.
= Sabda =
Aku mengukir lagi
Sajak dan sabda itu kembali
Tentang ruang dan raung
Yang tak berkesudahan mengema
Mengoyak dinginnya semesta
Hujan begitu menyayat
Tapak kaki yang tinggal di persimpangan
Hingga tak ada ranu dan pelangi
Setelah ia pergi
Di balik dinding dingin ini
Tak mampu kulukiskan perjalanan ini
Kita hanya mampu mengingat
Sampai pada rapuhnya bayangan itu
Tentang umur yang semakin tua
Ditelan goa
Di tengah hutan rimba
Yang tak ada aromanya
Semak semakin tinggi
Angkuh dengan dirinya
Hingga pohon-pohon besar
Mengecil atas kesombongan
Di balik bisik-bisik setan
Seperti tertawa
________________
Muhammad Ari Wibowo
Selain aktif berkarya di bidang sastra dan pembacaan puisi, Muhammad Ari Wibowo juga mengabdi di bidang kepemiluan. Ia tercatat sebagai staf teknis Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman.
Dalam kapasitasnya sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), ia terlibat langsung dalam dukungan teknis pengawasan pemilu, penanganan laporan pelanggaran, serta proses administrasi penyelesaian sengketa pemilihan. Peran tersebut membentuk perspektif kritis dan reflektif yang kerap hadir dalam karya-karya puisinya.(*)






