JAKARTA | KLIKGENZ — KPR Sejahtera FLPP merupakan program pemerintah berupa pembiayaan rumah bersubsidi yang bersumber dari APBN dan dikelola oleh BP Tapera. Program ini ditujukan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) agar dapat memiliki rumah layak huni dengan cicilan terjangkau serta suku bunga tetap 5 persen hingga tenor 20 tahun.
Akad massal tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah dalam mempercepat realisasi program perumahan nasional. Sebanyak 300 akad dilaksanakan secara langsung di lokasi kegiatan dengan melibatkan 11 bank penyalur, sementara 49.730 akad lainnya digelar secara daring di 110 titik lokasi bersama 39 bank penyalur yang menjangkau 33 provinsi di seluruh Indonesia.
Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo disambut dengan tarian rampak bedug, kesenian khas Banten yang melambangkan semangat kebersamaan dan rasa syukur. Presiden kemudian meninjau sejumlah rumah contoh, melihat langsung kondisi hunian, tata ruang, serta fasilitas yang tersedia, sembari berdialog singkat dengan para penerima manfaat terkait proses kepemilikan rumah.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa program KPR FLPP merupakan instrumen strategis pemerintah untuk memastikan hak dasar rakyat atas tempat tinggal dapat terpenuhi secara berkeadilan.
“Hari ini merupakan upaya kita, usaha kita, untuk membantu rakyat kita yang paling lemah, yang masih belum kuat, yang ingin hidup terhormat, ingin hidup layak, dengan kualitas hidup yang pantas. Ini tekad kita, ini perjuangan kita bersama,” ujar Presiden Prabowo.
Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada perwakilan penerima manfaat, mulai dari nelayan, tukang cukur, hingga penjual seblak. Presiden berharap program KPR FLPP terus diperluas agar semakin banyak masyarakat di seluruh Indonesia dapat merasakan manfaat kebijakan perumahan pemerintah.
Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait dalam laporannya menyampaikan apresiasi atas kebijakan pemerintah yang dinilai pro rakyat. Menurutnya, KPR FLPP memberikan kepastian dan keringanan angsuran sehingga membuka akses masyarakat terhadap hunian layak.
“Kami berterima kasih, Pak Presiden. BPHTB gratis, PBG gratis untuk MBR. PPN ditanggung pemerintah juga gratis. Ini kebijakan yang benar-benar pro rakyat kecil,” kata Maruarar.
Dengan capaian akad massal ini, pemerintah menegaskan komitmennya menghadirkan rumah layak sebagai fondasi ketahanan keluarga dan bangsa, sekaligus mempercepat terwujudnya keadilan sosial melalui akses hunian yang terjangkau. (BPMI Setpres)





