News  

Kereta Api Petani dan Pedagang Tetap Beroperasi Selama Nataru 2025–2026, Distribusi Pangan Terjaga

KAI Commuter Pastikan Layanan Petani dan Pedagang di Lintas Merak–Rangkasbitung Tetap Jalan Saat Libur Panjang

Foto : Sufri Yuliardi/wartaekonomi.co.id

SERANG | KLIKGENZ – Layanan Kereta Api Petani dan Pedagang di lintas Merak–Rangkasbitung dipastikan tetap beroperasi penuh selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Kebijakan ini diambil untuk menjaga kelancaran distribusi hasil pertanian dan barang dagangan lokal di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur panjang.

KAI Commuter menegaskan layanan khusus tersebut tidak dihentikan selama periode Nataru, mengingat perannya yang strategis dalam menopang rantai pasok pangan harian, khususnya bagi petani dan pedagang yang tetap beraktivitas meski arus perjalanan didominasi wisatawan.

Kereta Api Petani dan Pedagang sendiri telah beroperasi sejak 1 Desember 2025 dan terintegrasi dengan perjalanan Commuter Line Merak. Keberlanjutan operasional selama Nataru dinilai krusial untuk memastikan distribusi kebutuhan pokok serta aktivitas jual beli di pasar tradisional tetap berjalan normal.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengungkapkan bahwa selama periode angkutan Nataru pada 18–26 Desember 2025, jumlah pengguna Kereta Api Petani dan Pedagang tercatat sebanyak 1.295 orang.

“Selama masa Nataru ini, rata-rata pengguna Kereta Petani dan Pedagang mencapai sekitar 130 orang per hari. Angka ini tidak jauh berbeda dengan hari biasa sebelum libur Natal,” ujar Karina dalam keterangannya, Minggu (29/12/2025).

Stabilnya jumlah pengguna tersebut menunjukkan mobilitas petani dan pedagang tetap terjaga, meskipun aktivitas masyarakat umum lebih banyak didominasi perjalanan liburan. Kondisi ini turut berkontribusi menjaga ketersediaan barang di pasar tradisional serta mencegah gangguan distribusi pangan lokal selama libur nasional.

Salah satu titik dengan aktivitas tertinggi tercatat di Stasiun Cikeusal, yang berada dekat dengan Pasar Cikeusal, pusat perdagangan utama di wilayah tersebut. Selama periode Nataru, tercatat 367 pengguna turun dan 366 pengguna naik di stasiun ini.

“Data tersebut menunjukkan peran Stasiun Cikeusal sebagai simpul distribusi penting bagi petani dan pedagang,” jelas Karina.

Untuk mendukung layanan ini, KAI Commuter mengoperasikan satu rangkaian kereta dengan total 14 perjalanan per hari, mengikuti jadwal reguler Commuter Line Merak.

Secara keseluruhan, pada periode 18–26 Desember 2025, KAI Commuter melayani 129.448 pengguna Commuter Line Merak, atau rata-rata lebih dari 14 ribu orang per hari. Angka ini mengalami kenaikan 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 125.306 pengguna.

Sementara itu, pada Sabtu (27/12/2025) hingga pukul 14.00 WIB, jumlah pengguna Commuter Line Merak tercatat sebanyak 15.148 orang.

“Hadirnya layanan Commuter Line Merak serta Kereta Petani dan Pedagang merupakan dukungan nyata KAI Group terhadap pergerakan ekonomi rakyat yang tetap berjalan selama libur Natal dan Tahun Baru,” tutup Karina.

Baca Juga  Jelang Nataru 2025, Ditlantas Polda Riau Gaspol Tertibkan Angkutan Barang