Sydney Sambut Tahun Baru 2026, Kembang Api Meriah Diiringi Duka Tragedi Bondi

Perayaan pergantian tahun di Pelabuhan Sydney diawali mengheningkan cipta untuk mengenang korban penembakan antisemit di Pantai Bondi.

Foto: Perayaan malam tahun baru 2026 di Sydney (AFP/SAEED KHAN)

SYDNEY | KLIKGENZ – Hari telah berganti di Sydney, Australia. Warga setempat resmi memasuki Tahun Baru 2026 dengan perayaan meriah yang dipusatkan di Pelabuhan Sydney, Rabu (31/12/2025) waktu setempat.

Dilansir BBC, sejumlah wilayah dunia telah lebih dahulu menyambut 2026, di antaranya Vanuatu, Kepulauan Solomon, Bougainville wilayah otonom Papua Nugini serta sebagian wilayah Rusia.

Di Sydney, pesta kembang api spektakuler kembali menjadi ikon perayaan. Lebih dari satu juta orang memadati kawasan tepi laut Pelabuhan Sydney untuk menyaksikan pergantian tahun. Sejumlah titik terbaik bahkan telah dipenuhi pengunjung sejak siang hari.

Baca Juga  Misteri Kematian Zara Qairina Mahathir di Sabah: Publik Desak Transparansi Penyidikan

Namun, perayaan Tahun Baru 2026 di kota tersebut diawali dengan suasana haru. Pada pukul 23.00 waktu setempat, Pelabuhan Sydney mengheningkan cipta selama satu menit untuk mengenang para korban penembakan di Pantai Bondi.

Kerumunan warga tampak menyalakan lampu sebagai simbol penghormatan. Sebuah menorah Yahudi juga diproyeksikan ke tiang-tiang Jembatan Pelabuhan Sydney sebagai bentuk solidaritas.

Insiden penembakan yang disebut sebagai aksi terorisme anti-Semit itu menewaskan 15 orang. Peristiwa tragis tersebut terjadi saat perayaan Hanukah, pada 14 Desember 2025 lalu.

Baca Juga  Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia di IHAA World Championships 2025 Amerika Serikat

Perdana Menteri New South Wales, Chris Minns, menyebut pengamanan tahun baru kali ini sebagai “operasi kepolisian yang berbeda”. Aparat bersenjata lengkap dikerahkan di berbagai titik strategis Sydney untuk menjamin keamanan warga.

Sementara itu, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, dalam pidato Malam Tahun Baru, mengakui suasana perayaan kali ini tidak sepenuhnya dipenuhi kegembiraan. Menurutnya, sukacita menyambut tahun baru terasa diredam oleh duka dan refleksi atas peristiwa tragis yang terjadi sepanjang tahun lalu.[*]