Agam  

Banjir Bandang Terjang Maninjau Malam Tahun Baru, Jalur Lubuk Basung–Bukittinggi Lumpuh

Akses Lubuk Basung–Bukittinggi tertutup total akibat material lumpur dan batu, sejumlah rumah warga di Jorong Pasa Nagari Maninjau rusak berat.

Redaksi
Foto: Disway

Berdasarkan informasi yang dihimpun, galodo terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Sebelumnya, sejak pukul 23.30 WIB, wilayah tersebut sudah diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Kurang dari satu jam kemudian, air bercampur lumpur, batu, dan material kayu menerjang permukiman serta badan jalan.

Akibatnya, jalur Lubuk Basung menuju Matur tertutup total oleh material longsor. Penutupan dilakukan sementara hingga proses pembersihan oleh petugas selesai.

Tidak hanya melumpuhkan akses jalan, galodo juga menghantam sejumlah rumah warga dan menyebabkan kerusakan berat. Batu-batu berukuran besar yang terbawa arus bahkan terlihat masuk ke dalam salah satu rumah warga.

Baca Juga  Pemasangan Jembatan Bailey Padang Mantuang Dipercepat untuk Pulihkan Akses Warga Padang Pariaman

Warga setempat dilaporkan telah melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang lebih aman. Dari foto dan video yang beredar di media sosial, tampak beberapa rumah warga rusak parah bahkan roboh akibat sapuan galodo. Dalam rekaman video, air bercampur lumpur terlihat mengalir deras melintasi jalanan Jorong Pasa.

Derasnya aliran air disinyalir berasal dari curah hujan tinggi di wilayah hulu.

Kapolsek Tanjung Raya, AKP Muzakkar, mengatakan bahwa debit air galodo kali ini jauh lebih besar dibanding kejadian serupa yang terjadi pada Selasa lalu.

Baca Juga  29 Warga Meninggal Akibat Galodo di Agam, BPBD Peringatkan Potensi Korban Bertambah

“Warga sudah diungsikan setelah menerima peringatan sekitar pukul 16.00 WIB, menyusul informasi longsor di kawasan Kelok 8,” ujar Kapolsek.

Setelah dilakukan pembersihan jalan yang dibantu oleh warga, akses jalan sempat dapat dilalui kendaraan penumpang secara bergantian.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pembaruan resmi dari pihak terkait mengenai penanganan lanjutan bencana, termasuk penurunan alat berat untuk membersihkan material longsor serta penanganan bangunan warga yang terdampak.[*]