SUMATERA|KlikGenZ — Jumlah korban meninggal dunia akibat rangkaian bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera kembali dilaporkan meningkat. Berdasarkan pemutakhiran data terbaru, total korban jiwa yang ditemukan telah menembus angka 1.154 orang per hari ini, Jum’at, 02 Januari 2026.
Lonjakan angka kematian ini terjadi seiring dengan proses evakuasi yang terus dilakukan oleh tim gabungan di titik-titik terdampak paling parah. Tim evakuasi di lapangan masih berupaya menyisir lokasi reruntuhan dan area yang sebelumnya sulit dijangkau akibat akses jalan yang terputus maupun kendala cuaca.
Pihak otoritas terkait menjelaskan bahwa penambahan jumlah korban ini berasal dari hasil validasi data lapangan serta penemuan jenazah baru di beberapa wilayah terdampak banjir bandang dan tanah longsor. Identifikasi identitas para korban juga sedang dilakukan secara intensif agar dapat segera diserahkan kepada pihak keluarga.
Selain fokus pada pencarian korban hilang, prioritas penanganan saat ini juga mencakup distribusi bantuan logistik bagi ratusan ribu warga yang terpaksa mengungsi. Kondisi di pengungsian dilaporkan masih memerlukan perhatian khusus, terutama terkait pemenuhan kebutuhan sanitasi, obat-obatan, dan asupan nutrisi bagi anak-anak serta lansia.
Pemerintah daerah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana terus melakukan evaluasi terhadap status darurat di wilayah Sumatera. Langkah mitigasi jangka panjang kini mulai dibahas untuk mencegah terulangnya tragedi serupa, mengingat intensitas cuaca ekstrem yang diprediksi masih berpotensi terjadi di masa mendatang.[*]





