PADANG PARIAMAN | KlikGenZ — Ekosistem e-sport di wilayah Kabupaten Padang Pariaman kembali menunjukkan geliat positif seiring suksesnya penyelenggaraan turnamen yang diinisiasi oleh Komunitas Time Skip. Bertempat di Amal Plaza, kompetisi yang berlangsung selama dua hari pada Sabtu dan Minggu, tanggal 3 hingga 4 November 2025 tersebut berhasil menjadi magnet bagi para milenial dan Generasi Z untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di dunia olahraga elektronik.
Event bergengsi ini merupakan hasil kolaborasi solid antara Komunitas Time Skip dengan Garda Muda Aur Malintang Selatan (Amsel), Amal Plaza, serta MAA Academy. Kesuksesan acara ini juga tidak lepas dari dukungan berbagai sponsor strategis mulai dari UTrend-Man, Dito Playstation, Gitop Mart, Firman Cell, hingga sejumlah mitra lokal lainnya yang memiliki visi serupa dalam mendukung perkembangan industri kreatif di daerah.
Turnamen kali ini menghadirkan dua kategori pertandingan utama, yaitu Mobile Legends: Bang Bang dan Magic Chess. Pemilihan kedua gim tersebut dinilai sangat relevan dengan tren masa kini, mengingat Mobile Legends masih menjadi primadona di kancah kompetitif nasional, sementara Magic Chess terus diminati karena mengandalkan strategi serta analisis yang mendalam dari para pemainnya.
Setelah melalui persaingan sengit selama dua hari penuh, daftar pemenang resmi diumumkan dengan dominasi tim-tim unggulan. Juara pertama berhasil diraih oleh tim Queen A yang tampil konsisten sejak babak awal. Posisi kedua ditempati oleh Tim Lana Del Rey A, disusul oleh Tim Lana Del Rey B yang mengamankan peringkat ketiga, sementara posisi keempat diraih oleh tim Queen B.
Rafi Dirga Maulana, selaku Ketua Umum Garda Muda Amsel, memberikan tanggapan positif atas suksesnya acara ini. Ia berharap kegiatan produktif seperti ini bisa terus digelar secara rutin. Menurut Rafi, e-sport di era digitalisasi saat ini bukan sekadar ajang menyalurkan hobi, melainkan sektor yang sangat sukses dengan masa depan atlet yang sangat menjanjikan. Lebih lanjut, Rafi menegaskan target ambisius untuk penyelenggaraan berikutnya, di mana ia berencana menggelar Open Turnamen Mobile Legends di tingkat Kabupaten bahkan hingga cakupan Provinsi Sumatera Barat.
Apresiasi senada juga datang dari Randy, Kapten Tim Queen A. Ia menilai inisiatif dari penyelenggara merupakan langkah nyata dalam memberikan wadah bagi anak muda untuk mengasah talenta kompetitif yang selama ini mungkin kurang terakomodasi. Randy berharap wadah serupa terus berlanjut agar kemampuan teknis dan mentalitas para pemain bisa terus berkembang ke arah profesional.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi dengan kehadiran 32 tim yang tersebar dari berbagai wilayah, mulai dari Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Sungai Geringging, Sungai Limau, hingga Batang Gasan. Di bawah komando Givo Topar selaku ketua pelaksana, atmosfer pertandingan terasa sangat kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas, didukung oleh riuh penonton yang memadati area Amal Plaza hingga partai puncak berakhir.
Givo Topar menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak serta sponsor yang telah memberikan dukungan penuh. Ia menekankan bahwa melalui turnamen seperti ini, diharapkan muncul bibit-bibit atlet baru yang nantinya mampu membawa nama daerah ke panggung e-sport yang lebih luas di tingkat nasional maupun internasional.





