Update Korban Banjir Sumatra

Berdasarkan Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor BNPB per 5 Januari 2026, bencana banjir dan longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sejak akhir November 2025 telah berdampak luas.

  • Korban meninggal dunia: 1.177 jiwa

  • Korban hilang: 148 jiwa

  • Total pengungsi: 242,2 ribu jiwa

  • Wilayah terdampak: 52 kabupaten/kota di 3 provinsi

  • Total rumah rusak: 178.479 unit

Daerah dengan korban meninggal tertinggi:

  1. Aceh Utara: 229 jiwa

  2. Kabupaten Agam: 194 jiwa

  3. Tapanuli Tengah: 127 jiwa

Rincian Dampak per Provinsi

1. Provinsi Aceh

  • Meninggal: 543 jiwa

  • Hilang: 31 jiwa

  • Mengungsi: 217,8 ribu jiwa

  • Rumah rusak berat: 44.682 unit

  • Rumah rusak sedang: 38.829 unit

  • Jembatan terputus: 17

  • Jalan terputus: 38

2. Provinsi Sumatera Barat

  • Meninggal: 264 jiwa

  • Hilang: 74 jiwa

  • Mengungsi: 10,8 ribu jiwa

  • Rumah rusak berat: 2.691 unit

  • Rumah rusak sedang: 972 unit

  • Rumah rusak ringan: 4.080 unit

  • Fasilitas pendidikan rusak: 659

  • Rumah ibadah rusak: 150

3. Provinsi Sumatera Utara

  • Meninggal: 370 jiwa

  • Hilang: 43 jiwa

  • Mengungsi: 13,5 ribu jiwa

  • Rumah rusak berat: 4.930 unit

  • Rumah rusak sedang: 4.133 unit

  • Jalan terputus: 31

Kondisi Terkini Maninjau, Agam

Warga yang bermukim di sepanjang Sungai Muaro Pisang, Jorong Pasar Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, terus diliputi kekhawatiran banjir bandang susulan. Suara gemuruh dari wilayah hulu serta longsor di perbukitan Kelok 25 memicu luapan sungai secara tiba-tiba, bahkan saat cuaca cerah.

“Saya ketakutan tinggal di rumah, karena banjir bandang susulan sering terjadi saat hujan maupun cuaca panas,”
Wita, warga Pasar Maninjau (Antaranews)

Jumlah pengungsi di Maninjau kini meningkat menjadi 44 kepala keluarga, dari sebelumnya 25 KK. Warga mengungsi di mushala dan fasilitas umum yang dinilai lebih aman.

Langkah Pemerintah

Bupati Agam Benni Warlis meninjau langsung kawasan hulu Sungai Muaro Pisang di Jorong Lubuk Ladang Tinggi, Kecamatan Matur. Pemerintah Kabupaten Agam akan:

  • Menyiapkan early warning system (sistem peringatan dini)

  • Menyusun skema penggabungan siswa ke sekolah yang tidak terdampak

  • Menyiapkan sekolah darurat jika PBM Semester II TA 2025/2026 tidak memungkinkan

Sementara itu, BMKG masih melanjutkan operasi modifikasi cuaca di Sumatera Barat guna menekan intensitas hujan dan mempercepat pemulihan pascabencana.[*bnpb]