JAKARTA | KLIKGENZ — Media sosial dihebohkan dengan aksi seorang perempuan yang diduga menyamar sebagai pramugari. Sosok tersebut diketahui bernama Nisya alias Khairun Nisa, yang aksinya kini menjadi sorotan publik setelah terciduk di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).
Berdasarkan informasi yang beredar, Nisya mengaku sebagai pramugari salah satu maskapai penerbangan di Indonesia. Untuk meyakinkan pengakuannya, ia tampil mengenakan seragam pramugari lengkap layaknya awak kabin aktif.
Namun, identitas Nisya mulai terbongkar saat ia diketahui naik pesawat sebagai penumpang biasa dengan tiket dan boarding pass resmi. Kecurigaan semakin menguat ketika Nisya berinteraksi dengan kru pesawat aktif. Saat ditanya mengenai prosedur dan tugas awak kabin, jawabannya dinilai tidak sinkron dan terkesan tidak memahami standar kerja pramugari.
Sejumlah pernyataan yang disampaikannya bahkan dianggap tidak sesuai dengan pengetahuan dasar seorang awak kabin profesional. Kondisi tersebut membuat kru melaporkan kejadian itu kepada petugas setibanya pesawat di Jakarta dari Palembang.
Petugas Aviation Security (Avsec) kemudian mengamankan Nisya untuk pemeriksaan lebih lanjut. Meski telah diinterogasi, yang bersangkutan tetap bersikeras mengaku sebagai pramugari dan sempat menunjukkan kartu identitas. Namun, ID Card tersebut diketahui sudah tidak berlaku.
Belakangan terungkap, aksi penyamaran itu dilakukan Nisya semata-mata demi kebutuhan konten media sosial TikTok. Alih-alih mendulang popularitas, aksinya justru menuai kecaman dan perhatian luas dari warganet.
Salah satu akun X yang pertama kali mengunggah kejadian tersebut menuliskan peringatan kepada publik agar waspada terhadap awak kabin palsu.
“Hati-hati FA gadungan atau Fake FA. Energinyanya luar biasa nyamar jadi pramugari. Jangan halu, kalau mau jadi pramugari ikut rekrutmen resmi,” tulis akun X @ndy***, Kamis (8/1/2026).
Hingga berita ini diturunkan, unggahan tersebut telah mendapat lebih dari 4,4 juta tayangan dan memicu beragam komentar dari warganet.
Sebagian menilai aksi tersebut sebagai bentuk keisengan berlebihan, sementara lainnya mengaku prihatin.
“Kok malah kasihan ya, mungkin cita-citanya jadi pramugari tapi nggak kesampaian,” tulis akun @Inh***.
[*inews.id]





