SIDOARJO | KLIKGENZ — Angin puting beliung yang menerjang kawasan Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Kamis (8/1), menyebabkan tiga penerbangan terpaksa dialihkan pendaratannya ke Bandara Ahmad Yani, Semarang.
General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, membenarkan adanya pengalihan tersebut.
“Terdapat tiga penerbangan yang melakukan pengalihan pendaratan (divert) menuju Bandara Ahmad Yani Semarang,” ujar Tohir, Kamis (8/1).
Meski demikian, Tohir memastikan operasional dan pelayanan di Bandara Internasional Juanda tetap berjalan normal pascakejadian. Manajemen bandara juga menegaskan tidak ada korban jiwa akibat terjangan angin puting beliung tersebut.
“Kami terus berkoordinasi dengan maskapai penerbangan serta AirNav Indonesia terkait penyesuaian jadwal penerbangan selanjutnya. Kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” imbuhnya.
Sebagai informasi, angin puting beliung disertai hujan lebat melanda kawasan Bandara Internasional Juanda pada Kamis sore (8/1). Peristiwa tersebut terekam kamera warga dan videonya beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat dedaunan serta berbagai benda kecil hingga sedang di area bandara terbawa pusaran angin. Situasi semakin mencekam ketika sejumlah pohon tumbang dan menimpa kendaraan yang terparkir di area Terminal 1.
“Cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang yang terjadi siang ini menyebabkan beberapa pohon di area parkir Terminal 1 tumbang dan mengenai sejumlah kendaraan,” ungkap Tohir.
Pihak bandara bergerak cepat dengan mengerahkan tim untuk melakukan penanganan dan pembersihan area terdampak, sembari tetap mengutamakan aspek keselamatan.
“Saat ini tim kami telah melakukan penanganan dan pembersihan agar kondisi kembali normal, dengan tetap mengutamakan keselamatan,” jelasnya.

Manajemen Bandara Internasional Juanda juga mengimbau calon penumpang untuk rutin memantau informasi terbaru terkait status penerbangan melalui maskapai masing-masing.
“Kami terus berkoordinasi dengan BMKG Juanda dan instansi terkait untuk memantau perkembangan cuaca demi menjaga keselamatan operasional dan kenyamanan penumpang,” pungkas Tohir. [*]





