Motor Satria FU 2015 Hilang Dicuri di Batang Gasan Padang Pariaman, Warga Kehilangan Tengah Malam

Motor diparkir di depan rumah saat pemilik ke warung, raib saat kembali sekitar tengah malam

Foto; Informasi Sungai Geringging

PADANG PARIAMAN | KLIKGENZ — Nasib malang menimpa Nofri (43), warga Jorong Padang Kabau, Nagari Malai V Suku Timur, Kecamatan Batang Gasan, Kabupaten Padang Pariaman. Sepeda motor kesayangannya, Suzuki Satria FU tahun 2015, dilaporkan hilang dicuri pada Senin malam, 5 Januari 2026.

Pria yang akrab disapa Buyung Tumbok itu menuturkan, peristiwa bermula ketika ia memarkir motornya di depan rumah, seperti kebiasaan sehari-hari. Tak lama kemudian, ia pergi ke warung yang berada di sebelah rumahnya.

Namun sekitar pukul 00.00 WIB, saat kembali ke rumah, Buyung mendapati motornya sudah tidak berada di tempat. Ia mengaku terkejut dan kebingungan karena kendaraan tersebut lenyap tanpa jejak.

Baca Juga  Wabup Padang Pariaman Tinjau Ujian di Sekolah Terdampak Banjir Batang Anai

“Kondisi rumah memang minim penerangan. Saya tinggal sendiri,” ungkapnya lirih.

Hingga kini, korban mengaku belum melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dan hanya bisa pasrah sembari berharap motornya dapat kembali.

Dari penelusuran informasi di lapangan, beberapa warga warung menyebut sempat melihat seseorang melintas sekitar pukul 01.30 WIB ke arah jalan keluar Durian Tuga Malai menuju jalan rabat, namun karena kondisi gelap, wajah orang tersebut tidak dapat dikenali. Keterangan lain juga menyebut adanya orang mencurigakan yang melintas di sekitar Simpang Sungai Sariak Malai pada waktu tengah malam.

Baca Juga  Nagari III Koto Aur Malintang Selatan Gelar Tabligh Akbar dan Zikir Bersama Pascabencana

Melalui pemberitaan ini, keluarga dan warga berharap pelaku pencurian tergerak hatinya untuk mengembalikan sepeda motor tersebut kepada pemiliknya. Pasalnya, motor tersebut menjadi sarana utama Buyung untuk beraktivitas, di tengah kondisi ekonomi yang pas-pasan dan kehidupan yang dijalani seorang diri.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada dalam memarkir kendaraan. Warga diimbau menggunakan kunci ganda, memastikan lokasi parkir aman dan memiliki penerangan yang cukup, atau memasukkan kendaraan ke dalam rumah bila memungkinkan.

Sebagaimana pepatah, kejahatan kerap terjadi bukan semata karena niat, melainkan karena adanya kesempatan.[Okta Fajri]