PADANG PARIAMAN | KLIKGENZ — Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Padang Pariaman menjadi penanda peringatan Hari Jadi Kabupaten (HJK) Padang Pariaman ke-193. Momentum ini tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi menjadi refleksi kolektif atas perjalanan daerah sekaligus titik tolak kebangkitan pascabencana menuju Padang Pariaman yang lebih tangguh dan bermartabat.
Rapat paripurna dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Padang Pariaman, Aprinaldi, dan dihadiri Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat, Firdaus Firman, Hadir pula unsur Forkopimda, Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat, jajaran anggota DPRD, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Aprinaldi menegaskan bahwa peringatan hari jadi daerah harus dimaknai lebih dari sekadar perayaan tahunan. Menurutnya, hari jadi merupakan tonggak sejarah sekaligus identitas daerah yang perlu dijadikan momentum evaluasi dan penguatan komitmen.
“Peringatan hari jadi adalah saat yang tepat untuk melakukan refleksi dan memperkuat komitmen dalam menghadirkan pemerintahan yang berkualitas serta pelayanan publik yang semakin baik,” ujarnya.
Nuansa reflektif semakin terasa ketika tokoh masyarakat, Duski Samad, menyampaikan dukungan moral kepada pemerintah daerah. Ia mengapresiasi kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati bersama Forkopimda, serta berharap adanya dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat untuk percepatan pembangunan kembali Padang Pariaman pascabencana.
Rapat paripurna kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video “Padang Pariaman: Salayang Pandang”, yang menggambarkan perjalanan sejarah, potensi daerah, serta berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi ke depan.
Puncak acara ditandai dengan sambutan Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, yang menegaskan arah dan semangat pembangunan daerah. Ia menyampaikan bahwa dalam hampir satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Rahmat Hidayat, pemerintah daerah berupaya hadir secara nyata di tengah masyarakat.

“Kami berkomitmen membangun pemerintahan yang responsif, mendengar langsung keluhan masyarakat, serta menghadirkan solusi konkret atas berbagai persoalan daerah,” kata Bupati.
Di tengah keterbatasan anggaran serta kebijakan efisiensi fiskal nasional, Bupati yang akrab disapa JKA itu menekankan pentingnya kolaborasi dan semangat kebersamaan. Mengusung tema HJK ke-193, “Bangkit Lebih Cepat Menuju Padang Pariaman Tangguh dan Bermartabat”, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak larut dalam keterpurukan.
“Kita tidak boleh berlama-lama dalam kondisi sulit. Saatnya bergerak cepat, memperkuat gotong royong, dan membangun ketangguhan daerah agar Padang Pariaman bangkit lebih kuat dan bermartabat,” tegasnya.
Sementara itu, sambutan Gubernur Sumatera Barat yang dibacakan Firdaus Firman menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian yang telah diraih Kabupaten Padang Pariaman. Ia menilai peringatan hari jadi daerah menjadi momentum penting untuk refleksi sekaligus penguatan semangat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rapat paripurna ditutup oleh Ketua DPRD Padang Pariaman dan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Usai kegiatan, Bupati Padang Pariaman menyerahkan penghargaan kepada lebih dari 600 relawan bencana sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam membantu masyarakat Padang Pariaman melewati masa-masa sulit. (Kominfo Padang Pariaman)





