News  

Tembus 4 Nagari, Aliansi Solidaritas IV Koto Aur Malintang Salurkan 200 Paket Bantuan Bencana

Menutup aksi kemanusiaan dengan tajuk The Last Chapter, relawan salurkan 200 paket bantuan ke empat nagari terdampak di Tanjung Raya.

Redaksi
Dok : Amal Beramal

AGAM | KlikGenZ – Gerakan kemanusiaan yang digalang oleh Aliansi Solidaritas Peduli Bencana Kecamatan IV Koto Aur Malintang resmi memasuki babak akhir. Melalui aksi bertajuk “The Last Chapter”, para relawan menuntaskan amanah dengan menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak longsor susulan di wilayah Kabupaten Agam, pada Minggu, 11 Januari 2026.

Dalam misi penutup ini, aliansi relawan yang berbasis di Kecamatan IV Koto Aur Malintang tersebut mendistribusikan sebanyak 200 paket bantuan. Paket tersebut berisi kebutuhan pokok mulai dari sembako, makanan ringan, air bersih, hingga perlengkapan tidur seperti pakaian dan selimut untuk membantu warga bertahan di masa pemulihan.

Penyaluran bantuan difokuskan pada empat titik terdampak parah di Kecamatan Tanjung Raya, yakni Nagari Bayur, Nagari Maninjau, Nagari Bancah, dan Nagari Sungai Batang. Kehadiran para relawan di lokasi disambut haru oleh warga yang masih berjuang di tengah sisa-sisa material longsor.

Baca Juga  Gempa 6,3 Guncang Aceh: Belasan Atlet Luka, Masjid dan Gedung Pemerintahan Rusak

Keberhasilan aksi sosial ini tidak terlepas dari kolaborasi lintas sektor. Selain dukungan dari para donatur dan tokoh masyarakat di ranah maupun rantau, gerakan ini juga dikawal langsung oleh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, pemerintah kecamatan, hingga pemerintahan nagari se-Kecamatan IV Koto Aur Malintang.

Aspek mobilitas distribusi juga mendapat pengawalan ketat dari personel Polsek IV Koto Aur Malintang serta dukungan armada dari Perumda Air Minum Tirta Anai. Sinergi antara relawan lintas organisasi dan komunitas menjadi mesin utama yang menggerakkan aksi ini hingga ke pelosok nagari.

Baca Juga  Mayoritas Daerah Masih Lemah Secara Fiskal, Kemendagri Ingatkan Ancaman Ketergantungan pada Pusat

Seiring dengan tersalurkannya paket terakhir di Nagari Sungai Batang, pihak Aliansi Solidaritas Peduli Bencana Sumbar secara resmi menyatakan menutup posko donasi dan gerakan sosial untuk periode ini. Meski aksi secara organisatoris berakhir, semangat kepedulian diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat.

Koordinator Gerakan, Rafi Dirga Maulana, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan catatan sejarah tentang kekuatan gotong royong masyarakat Sumatera Barat. Ia menegaskan bahwa berakhirnya agenda ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah komitmen untuk selalu siap sedia kembali turun ke lapangan jika kelak dibutuhkan dalam misi kemanusiaan lainnya.