News  

Pasar Kuala Simpang Bangkit Pascabanjir, Aktivitas Perdagangan Mulai Normal

Perlahan bangkit pascabanjir, denyut ekonomi warga Aceh Tamiang kembali berdenyut dari pasar tradisional.

Redaksi
Suasana Pasar Kuala Simpang mulai ramai dengan aktivitas perdagangan, menandai perlahan pulihnya perekonomian warga Aceh Tamiang pascabanjir.

Pasar Kuala Simpang Kembali Menata Kehidupan Pascabanjir

KUALA SIMPANG | KLIKGENZ — Pasar Kuala Simpang, denyut utama perekonomian di pusat Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, perlahan kembali hidup setelah sempat lumpuh akibat banjir besar pada akhir November 2025 lalu.

Banjir yang merendam hampir seluruh area pasar meninggalkan lumpur dan sampah tebal, memaksa aktivitas perdagangan terhenti. Saat itu, personel TNI bersama relawan dan warga bahu-membahu membersihkan sisa banjir demi membuka kembali akses pasar agar roda ekonomi masyarakat bisa berputar kembali.

Dua pekan berselang, pasar yang berdiri sejak 1982 tersebut mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Hingga Senin (12/1/2026), suasana Pasar Kuala Simpang tampak semakin ramai. Aktivitas jual beli kembali berlangsung meski bekas banjir masih terlihat dan proses pemulihan belum sepenuhnya rampung.

Baca Juga  Honor Ganda, 316 Guru Pekanbaru Harus Kembalikan Dana BOS Rp3,7 Miliar

Berbagai kebutuhan pokok seperti sembako, sayuran, buah-buahan hingga pakaian kini kembali mudah ditemui dengan harga yang relatif stabil. Banyak pedagang memilih kembali berjualan meski mereka sendiri juga menjadi penyintas banjir.

Stabilnya harga kebutuhan pokok diharapkan dapat membantu memulihkan daya beli masyarakat yang sempat tertekan akibat bencana.

Menariknya, sejumlah komoditas sayuran, termasuk cabai, didatangkan dari Takengon. Daerah tersebut juga tengah berjuang memulihkan perekonomian pascabencana. Permintaan yang terus berjalan di Pasar Kuala Simpang diharapkan turut menggerakkan roda ekonomi warga Takengon.

Baca Juga  Cuaca Ekstrem di Sumbar, BMKG: Waspada Hujan Lebat hingga 29 November

Selain itu, ketersediaan daging dan ikan segar di blok belakang pasar juga mulai normal. Akses menuju area tersebut telah dibersihkan agar aktivitas jual beli berlangsung aman dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli.

Sementara proses pembersihan di bagian dalam pasar masih berlangsung, sebagian pedagang memilih berjualan di luar area utama. Pemerintah daerah berencana menata kembali Pasar Kuala Simpang setelah seluruh proses pemulihan rampung, agar lebih tertib dan kembali menjadi ruang ekonomi yang hidup bagi masyarakat Aceh Tamiang.[*]