MADRID | KlikGenZ – Spekulasi mengenai hengkangnya Xabi Alonso dari jajaran kepelatihan Real Madrid akhirnya mulai menemui titik terang. Meski banyak isu liar yang beredar, terungkap bahwa kepergian mantan gelandang legendaris tersebut bukanlah karena pemecatan oleh manajemen klub.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, keputusan Alonso untuk meninggalkan Santiago Bernabeu justru berkaitan erat dengan dinamika internal tim pasca bergabungnya bintang asal Prancis, Kylian Mbappe. Kehadiran Mbappe disebut-sebut membawa perubahan besar dalam skema taktis dan struktur tim yang direncanakan untuk musim depan.
Laporan menyebutkan bahwa Alonso memiliki pandangan tersendiri mengenai keseimbangan tim. Kedatangan pemain sekaliber Mbappe memang memberikan kekuatan tambahan di lini depan, namun di sisi lain, hal ini memicu pergeseran peran beberapa pemain kunci yang selama ini menjadi pondasi strategi racikan Alonso saat membantu Carlo Ancelotti.
Keputusan untuk mundur diambil Alonso demi menjaga keharmonisan ruang ganti serta memberikan keleluasaan bagi tim pelatih untuk meramu strategi baru tanpa ada benturan visi. Ia memilih untuk mencari tantangan baru di mana ia bisa menerapkan filosofi kepelatihannya secara penuh sebagai pelatih kepala.
Manajemen Real Madrid sendiri dikabarkan sangat menghormati keputusan Alonso. Hubungan antara sang pelatih muda dengan Presiden Florentino Perez tetap terjaga dengan baik. Langkah ini diambil secara profesional sebagai bagian dari evolusi karier Alonso di dunia manajerial sepak bola Eropa.
Kepergian Alonso tentu menjadi kehilangan bagi Los Blancos, mengingat kontribusi dan pemahamannya yang mendalam terhadap DNA klub. Namun, bagi Alonso, ini adalah langkah strategis untuk membuktikan kapasitasnya secara mandiri di kursi kepelatihan tim lain.
Saat ini, beberapa klub besar di Eropa dikabarkan sudah mulai memantau situasi Alonso. Kariernya yang cemerlang saat menangani tim muda maupun saat menjadi asisten pelatih membuat namanya menjadi komoditas panas di bursa pelatih mendatang. Sementara itu, Real Madrid fokus sepenuhnya untuk mengintegrasikan Mbappe ke dalam skuat utama demi ambisi meraih trofi di semua kompetisi.





