Komitmen Menuju Era Profesional, BUMDesma Amal Makmur Bersama IV Koto Aur Malintang terus Berbenah

Gelar rapat evaluasi di Amal Plaza, BUMDesma IV Koto Aur Malintang fokus pada percepatan transformasi kelembagaan dan pendaftaran badan hukum.

Rafi Dirga Maulana
Dok. : Istimewa

PADANG PARIAMAN | KlikGenZ – Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) Amal Makmur Bersama Kecamatan IV Koto Aur Malintang terus menunjukkan keseriusannya dalam bertransformasi menjadi lembaga ekonomi desa yang profesional. Komitmen ini ditegaskan dalam rapat koordinasi dan evaluasi yang digelar pada Rabu, 21 Januari 2026, di Amal Plaza, Nagari III Koto Aur Malintang Selatan, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman.

Pertemuan strategis ini dihadiri oleh jajaran internal pengurus, Dewan Pengawas, serta Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kementerian Desa PDT Kecamatan IV Koto Aur Malintang.

Direktur BUMDesma Amal Makmur Bersama, Nasrul Hamdani, S.Pd., menyatakan bahwa proses berbenah ini mencakup penataan pelaporan administrasi kelembagaan yang lebih modern. Menurutnya, percepatan transformasi tidak akan berarti tanpa pondasi administrasi yang transparan dan akuntabel.

Kami ingin memastikan bahwa setiap aset dan administrasi keuangan dikelola secara profesional. Ini adalah modal utama kami untuk mendapatkan kepercayaan penuh dari masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan, ujar Nasrul.

Sudianto, selaku Koordinator Pendamping Desa Kecamatan IV Koto Aur Malintang, menekankan bahwa langkah krusial berikutnya adalah pendaftaran badan hukum. Ia mengingatkan pentingnya kelengkapan dokumen seperti Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai prasyarat utama.

Administrasi yang tertib bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan mendasar untuk penyusunan strategi bisnis dan pengembangan unit usaha baru ke depannya, jelas Sudianto.

Dewan Pengawas BUMDesma, Bujang Toni, turut memberikan apresiasi atas kinerja pengurus dalam melakukan inventarisasi aset dan pemetaan dinamika organisasi. Ia mengingatkan agar koordinasi dengan Badan Kerja Sama Antar-Nagari (BKAN) tetap dijaga sebagai jalur regulasi yang sah.

Setiap langkah besar BUMDesma harus sejalan dengan koordinasi bersama BKAN dan Dewan Penasihat agar proses transformasi ini berjalan mulus dan sesuai aturan, pungkas Bujang Toni.

Melalui momentum evaluasi di awal tahun 2026 ini, BUMDesma Amal Makmur Bersama optimis mampu menjadi motor penggerak ekonomi antar-nagari yang tangguh di Padang Pariaman, sekaligus menjadi percontohan lembaga ekonomi desa yang mandiri dan berdaya saing global.