Agam, News  

Tujuh Warga Agam Tersesat di Hulu Sungai Ranggeh Ditemukan Selamat oleh Tim SAR

Operasi SAR berlangsung hingga dini hari, satu korban alami cedera ringan

Redaksi
Tujuh Warga Tersesat di Hulu Sungai Ranggeh Berhasil Dievakuasi Sar Gabungan [ foto Ist ]

KAB. AGAM | KLIKGENZ – Operasi pencarian terhadap tujuh warga yang dilaporkan tersesat di kawasan Hulu Sungai Ranggeh, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, berhasil dituntaskan. Seluruh korban ditemukan dalam kondisi selamat oleh Tim SAR Gabungan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang, Abdul Malik, mengatakan laporan awal diterima dari pihak keluarga salah satu korban, Diana, pada Minggu (25/1) pukul 21.22 WIB. Informasi tersebut menyebutkan tujuh orang belum kembali dari aktivitas di kawasan hulu sungai sejak pagi hari.

Lokasi kejadian berada di Hulu Sungai Ranggeh, tepatnya di titik banjir bandang Kenagarian Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, dengan koordinat 0°20’54.10″ LS dan 100°14’56.40″ BT. Jarak lokasi dari Unit Siaga SAR Agam sekitar 40,7 kilometer dengan estimasi waktu tempuh 1 jam 11 menit melalui jalur darat.

Ketujuh korban diketahui bernama Fahri (14), Fakhri (21), Rifal (16), Bima (17), Andika (21), Farel (16), dan Romi (17). Seluruhnya merupakan warga Jorong Labuah, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya.

Berdasarkan kronologi, para korban berangkat ke anak air atau hulu Sungai Ranggeh pada pukul 09.00 WIB dan dijadwalkan kembali sekitar pukul 16.00 WIB. Namun hingga malam hari mereka belum kembali ke posko, sehingga keluarga bersama masyarakat melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Unit Siaga SAR Agam diberangkatkan pada pukul 21.36 WIB dengan kekuatan lima personel. Tim tiba di lokasi pada pukul 22.25 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan untuk melakukan pencarian.

Hasilnya, pada Senin (26/1) pukul 00.38 WIB, seluruh korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Proses evakuasi berlangsung hingga para korban tiba di posko utama sekitar pukul 02.15 WIB.

Dari hasil pemeriksaan medis, satu korban atas nama Romi mengalami cedera pada alat gerak, sementara Andika mengalami luka luar. Lima korban lainnya mengalami kelelahan. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur.

Setelah dilakukan briefing evaluasi pada pukul 02.50 WIB, seluruh unsur SAR dikembalikan ke kesatuan masing-masing. Operasi SAR kemudian diusulkan untuk ditutup.

“Dengan seluruh korban ditemukan selamat, kami mengusulkan penutupan operasi SAR dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat,” ujar Abdul Malik. (*)