BNPB Rayakan HUT ke-18 di Agam, Daerah Ini Disorot Jadi Role Model Pemulihan Bencana

Doa bersama digelar di Posko Utama Bencana, BNPB apresiasi kolaborasi dan kearifan lokal Kabupaten Agam

AGAM | KLIKGENZ — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 secara sederhana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, di tengah tahapan pemulihan dan rehabilitasi pascabencana hidrometeorologi.

Peringatan HUT digelar di Posko Utama Penanganan Bencana Hidrometeorologi, Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, Senin malam (26/1/2026). Kegiatan berlangsung khidmat melalui doa bersama sebagai simbol kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana.

Acara dipimpin langsung oleh Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM, Dt. Tan Batuah, serta dihadiri unsur BNPB, di antaranya Ketua Harian Unsur Pengarah BNPB Brigjen Pol (Purn) Ir. Ary Laksmana Widjaja, S.H., M.SiTenaga Ahli BNPB Eny Supartini, dan personel BNPB yang bertugas di Kabupaten Agam.

Bupati Agam menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan sinergi BNPB dalam mendukung penanganan dan pemulihan pascabencana di daerahnya.

“Semoga BNPB semakin profesional, tangguh, dan responsif dalam menjalankan tugas kemanusiaan, serta terus menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana di Indonesia. Terima kasih atas kerja keras dan kolaborasi yang telah terbangun,” ujar Benni Warlis.

Sementara itu, Ketua Harian Unsur Pengarah BNPB, Ary Laksmana Widjaja, menilai Kabupaten Agam memiliki potensi besar sebagai role model nasional dalam percepatan pemulihan pascabencana.

Menurutnya, keberhasilan Agam tidak terlepas dari kuatnya kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media, yang berjalan secara sinergis.

“Tidak semua daerah mampu membangun kolaborasi seperti ini. Salah satu kekuatan Agam adalah kearifan lokal yang mampu menyatukan seluruh unsur untuk bergerak cepat dalam pemulihan,” ungkap Ary.

Momentum peringatan HUT ke-18 BNPB ini diharapkan semakin memperkokoh sinergi antara BNPB, Pemerintah Kabupaten Agam, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pemulihan dan rehabilitasi pascabencana yang berkelanjutan dan berketahanan. [*]