BANDAR LAMPUNG | KLIKGENZ — Genangan banjir kembali menghantui pengguna Jalan Senopati Raya, Bandar Lampung, tepatnya di ruas jalan belakang Polda Lampung. Setiap kali hujan turun, air menggenang dan membutuhkan waktu lama untuk surut, mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan.
Meski ketinggian air rata-rata hanya setinggi mata kaki orang dewasa, kondisi tersebut cukup merepotkan pengendara, terutama pengendara sepeda motor. Tak jarang, cipratan air dari kendaraan yang melintas memicu adu mulut antar pengendara.
David (52), warga setempat yang membuka usaha bengkel di sekitar lokasi, mengatakan genangan air sudah menjadi pemandangan rutin setiap musim hujan. Menurutnya, penyebab utama banjir adalah tidak tersedianya saluran drainase yang memadai.
“Di belakang Polda ini, dari warung sampai tikungan jalur dua, kalau hujan pasti banjir. Kalau hujan deras bisa sampai 20 sentimeter,” ujar David, Sabtu (28/12/2025).
Sebagai warga, David mengaku hanya bisa pasrah dan berharap ada perhatian serius dari Pemerintah Kota Bandar Lampung.
“Kami cuma warga biasa, harapannya Pemkot bisa memperbaiki saluran air supaya tidak banjir terus setiap hujan,” katanya.
Keluhan serupa disampaikan Doni (23), pengendara motor yang hampir setiap hari melintasi ruas jalan tersebut. Ia mengaku khawatir motornya mogok akibat genangan air.
“Kalau lewat harus pelan-pelan. Sepatu basah, dan takut mesin motor kena air,” ungkapnya.
Masalah genangan banjir di Jalan Senopati Raya sejatinya bukan isu baru. Media ranjana.id tercatat telah dua kali memberitakan kondisi ini pada Januari 2025. Bahkan, Pemerintah Kota Bandar Lampung sempat berjanji akan menyelesaikan persoalan tersebut.
Namun hingga akhir 2025, janji tersebut belum terealisasi. Genangan banjir masih menjadi keluhan warga, menandakan persoalan drainase di kawasan strategis ini belum mendapatkan penanganan konkret. (*)
Sumber: ranjana.id







