JAKARTA | KLIKGENZ – Kesempatan emas bagi generasi muda yang ingin berkarier di sektor pertanian kembali dibuka. Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dan Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) resmi membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 dengan skema pendidikan gratis dan berasrama.
Berada di bawah naungan Kementerian Pertanian, Polbangtan dan PEPI berstatus sekolah kedinasan vokasi yang dirancang khusus untuk mencetak regenerasi petani, pelaku usaha agribisnis, serta agen perubahan di sektor pangan nasional.
Berbeda dari pendidikan konvensional, lulusan Polbangtan dan PEPI tidak hanya diarahkan menjadi pencari kerja. Kurikulum disusun berbasis kemandirian usaha dan penguatan praktik lapangan, sehingga mahasiswa diproyeksikan mampu menjadi agripreneur muda setelah lulus.
Pada tahun ajaran ini, tersedia kuota 1.500 mahasiswa baru yang tersebar di tujuh kampus Polbangtan dan PEPI di berbagai wilayah Indonesia. Sistem pembelajaran menerapkan konsep teaching factory, dengan porsi 70 persen praktik dan 30 persen teori, mulai jenjang Diploma III hingga Diploma IV.
Empat Jalur Masuk
Pendaftaran dibuka melalui empat jalur seleksi, yaitu:
Jalur undangan SMK binaan dan anak petani
Jalur prestasi
Jalur kerja sama dan tugas belajar
Jalur umum
Untuk jalur SMK binaan dan anak petani, pendaftaran berlangsung 30 Januari–6 Maret 2026. Sementara jalur prestasi serta kerja sama dan tugas belajar dibuka 9 Februari–27 Maret 2026. Adapun jalur umum dijadwalkan pada 27 April–25 Mei 2026.
Tujuh Kampus Penyelenggara
Program ini diselenggarakan di:
Polbangtan Gowa
Polbangtan Malang
Polbangtan Bogor
Polbangtan Yogyakarta–Magelang
Polbangtan Medan
Polbangtan Manokwari
Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) Serpong
Program studi yang ditawarkan mencakup penyuluhan pertanian berkelanjutan, agribisnis hortikultura, mekanisasi pertanian, teknologi pakan ternak, kesehatan hewan, teknologi hasil pertanian, hingga tata air pertanian.
Syarat dan Tahapan Seleksi
Calon mahasiswa wajib merupakan Warga Negara Indonesia, memiliki NIK dan NISN, serta ijazah atau surat keterangan lulus. Persyaratan lain meliputi kesehatan jasmani dan rohani, tinggi badan minimal, serta kesediaan menaati seluruh ketentuan akademik, termasuk tidak menikah selama masa pendidikan.
Seleksi dilakukan secara berjenjang melalui administrasi, ujian kompetensi dasar berbasis CAT, serta wawancara dan pemeriksaan kesehatan, psikologi, dan fisik. Pengumuman hasil seleksi dapat dipantau melalui laman resmi penerimaan mahasiswa baru dan situs masing-masing politeknik. [*]







