Sumbar  

Peran Nyata Ketua TP-PKK Padang Pariaman, Dari Pemulihan Bencana hingga Pemberdayaan UMKM

Tak Sekadar Pendamping Bupati, Nita Christanti Azis Hadir dengan Program Humanis dan Kerja Nyata di Tengah Masyarakat

Ketua TP-PKK Padang Pariaman Nita Christanti Azis (baju khas PKK) bersama rombongan Tim Seruni Kabinet Merah Putih saat meninjau lokasi kegiatan sosial di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Senin (9/2/2026).
Ketua TP-PKK Padang Pariaman Nita Christanti Azis (baju khas PKK) bersama rombongan Tim Seruni Kabinet Merah Putih saat meninjau lokasi kegiatan sosial di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Senin (9/2/2026).

PADANG PARIAMAN | KLIKGENZ — Di balik berbagai program pemulihan pascabencana dan penguatan ekonomi masyarakat Padang Pariaman, peran Ketua TP-PKK tak lagi sekadar pendamping kepala daerah. Sosok Nita Christanti Azis tampil sebagai motor penggerak program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan warga, khususnya perempuan, anak, dan pelaku usaha kecil.

Hal itu terlihat saat Kabupaten Padang Pariaman menerima kunjungan kerja Tim Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih, Senin (9/2/2026). Kehadiran rombongan nasional tersebut disambut langsung oleh Ketua TP-PKK Padang Pariaman, yang sejak awal aktif mengoordinasikan berbagai agenda sosial, pendidikan, dan pemulihan ekonomi masyarakat.

Rombongan Seruni dipimpin Ibu Tina Maman Abdurrahman, istri Menteri UMKM RI sekaligus Ketua Bidang Kemitraan Dekranas. Setibanya di Bandara Internasional Minangkabau sekitar pukul 11.30 WIB, rombongan disambut hangat oleh Nita Christanti Azis bersama jajaran perangkat daerah dan Forkopimda.

Kunjungan ini menjadi simbol solidaritas nasional bagi Padang Pariaman yang tengah bangkit pascabencana alam pada akhir 2025. Namun lebih dari itu, kegiatan lapangan yang digelar menunjukkan kuatnya sinergi pusat dan daerah yang selama ini dibangun Ketua TP-PKK bersama berbagai elemen masyarakat.

Baca Juga  Final Rakyat Sepak Takraw Sikucua Putar Rp500 Juta, UMKM Panen Selama 14 Hari

Dari Pendidikan hingga UMKM, PKK Hadir di Tengah Warga

Agenda diawali di SD Negeri 05 Batang Anai, tempat penyerahan bantuan perlengkapan pendidikan bagi siswa terdampak bencana. Bagi Nita, pemulihan pascabencana tidak boleh mengorbankan masa depan anak-anak.

“Anak-anak harus tetap sekolah dengan semangat. Pendidikan adalah pondasi jangka panjang,” ujarnya di sela kegiatan.

Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke Masjid Agung Ulakan, sekaligus bertemu para pelaku UMKM. Bantuan modal usaha, paket sembako, serta dukungan fasilitas produksi diserahkan sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan ekonomi keluarga.

Program pendampingan UMKM sendiri merupakan salah satu terobosan TP-PKK Padang Pariaman di bawah kepemimpinan Nita Christanti Azis. Melalui kolaborasi dengan OPD, nagari, dan komunitas perempuan, PKK aktif mendorong pelaku usaha rumah tangga agar tetap bertahan dan berkembang pascabencana.

Sentuhan Empati di Huntara Warga

Menjelang sore, rombongan meninjau hunian sementara (huntara) warga terdampak. Di lokasi ini, Ketua TP-PKK terlihat menyapa warga satu per satu, mendengarkan keluhan, sekaligus memastikan bantuan kebutuhan pokok tersalurkan tepat sasaran.

Baca Juga  Mahasiswa KKN Unand dan Pemerintah Nagari III Koto Aur Malintang Selatan Gelar MTQ

Kehadiran langsung di lapangan menjadi bukti bahwa kerja PKK tidak berhenti di ruang rapat. “Ibu Nita sering turun ke sini, bukan hanya saat ada tamu. Kami merasa diperhatikan,” ujar Yuliza (42), salah seorang warga huntara.

Hal senada disampaikan Rizal, pelaku UMKM kecil di Batang Anai. “PKK banyak membantu kami bangkit. Bukan cuma bantuan, tapi juga pendampingan dan motivasi,” katanya.

PKK sebagai Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Ketua TP-PKK Padang Pariaman Nita Christanti Azis menyampaikan apresiasi atas perhatian Tim Seruni Kabinet Merah Putih. Ia menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci percepatan pemulihan daerah.

“PKK berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah, bukan hanya mendampingi, tetapi ikut bekerja, merancang program, dan memastikan manfaatnya dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, organisasi perempuan, dan masyarakat terus diperkuat demi mewujudkan Padang Pariaman yang tangguh, berdaya, dan sejahtera. [*]