TANAH DATAR | KlikGenZ – Dalam upaya membentengi generasi muda dengan pengetahuan kesehatan yang selaras dengan nilai-nilai agama, tim dosen Program Studi S1 Kebidanan Universitas Mohammad Natsir (UMNatsir) Bukittinggi sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengabmas) di SMAN 1 X Koto, Kabupaten Tanah Datar, pada Jumat (6/2/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “CERIA (Cerdas Reproduksi Remaja Islami): Penguatan Literasi Kesehatan Reproduksi pada Siswa SMA” ini hadir sebagai solusi atas masih rendahnya tingkat literasi kesehatan reproduksi di kalangan remaja. Program ini tidak hanya menekankan pada aspek medis, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai moral Islami yang kontekstual bagi lingkungan sekolah.
Pentingnya Literasi Reproduksi Berbasis Nilai

Ketua Tim Pengabmas, Rini Amelia, S.SiT., M.Keb., menyampaikan bahwa remaja saat ini menghadapi tantangan besar terkait perilaku berisiko dan simpang siurnya informasi di media sosial. Oleh karena itu, pendekatan CERIA dirancang untuk memberikan informasi yang benar, aman, dan bermuatan nilai agama.
“Kami mengintegrasikan nilai menjaga kehormatan diri (hifdz al-nafs dan hifdz al-nasl) dalam edukasi medis. Tujuannya agar siswa mampu menyaring informasi dan memiliki sikap yang lebih positif terhadap kesehatan reproduksinya,” jelas Rini Amelia.
Metode Interaktif dan Evaluasi Terukur
Pelaksanaan kegiatan di Mushalla SMAN 1 X Koto ini melibatkan metode edukatif-partisipatif. Sebelum materi disampaikan, siswa menjalani pre-test untuk mengukur pemahaman awal. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar siswa masih memiliki pengetahuan yang terbatas mengenai perubahan fisik-psikologis masa remaja serta cara menjaga kesehatan organ reproduksi.
Penyampaian materi dilakukan melalui ceramah interaktif menggunakan media PowerPoint dan leaflet yang mempermudah pemahaman konsep kompleks menjadi lebih sederhana. Sesi diskusi dan tanya jawab pun berlangsung antusias, di mana para siswa aktif berkonsultasi mengenai perubahan emosi, pergaulan sehat, hingga upaya menjaga diri dari pengaruh negatif lingkungan.
Hasil Signifikan: Pengetahuan Siswa Meningkat

Indikator keberhasilan program ini terlihat jelas dari hasil post-test yang menunjukkan peningkatan pemahaman siswa secara signifikan dibandingkan sebelumnya. Selain mampu menjelaskan kembali konsep dasar kesehatan reproduksi, siswa kini menunjukkan kesadaran yang lebih tinggi untuk menjaga kehormatan diri sesuai nilai Islami.
Pihak SMAN 1 X Koto menyambut baik inisiatif ini dan berharap edukasi semacam ini dapat diintegrasikan secara berkelanjutan dalam program bimbingan konseling maupun pembinaan siswa.
Tim pelaksana kegiatan ini terdiri dari dosen S1 Kebidanan UMNatsir Bukittinggi, di antaranya Rini Amelia, M.Keb. (Ketua), Bdn. Intan Julianingsih, M.Keb. (Pemateri), Desi Andriani, M.Keb., Bdn. Yessi Pertiwi, M.Keb., dan Mardiana, M.Biomed., serta melibatkan sejumlah mahasiswa sebagai agen pendamping. Melalui program CERIA, UMNatsir berkomitmen untuk terus mencetak generasi muda yang cerdas, sehat, dan berakhlakul karimah.






