Kediri, Klikgenz – Pemilihan Kepala Daerah telah berakhir, kepala daerah dan wakil kepala daerah hasil pemilihan 27 November pun telah dilantik Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tanggal 20 Februari 2025 yang lalu.
Dari total 961 kepala daerah yang dilantik se-Indonesia, Vinanda Prameswati tercatat yang paling muda. Ia dilantik di umur 26 tahun 8 bulan.
Vinanda Prameswari masih tergolong Generasi Z. Adalah generasi yang lahir pada tahun 1997 sampai 2012, sehingga saat ini usianya berkisar antara 12 sampai 27 tahun.
Semula majunya Vinanda Prameswati sebagai calon Wali Kota Kediri menjadi sorotan masyarakat. Karena diusianya yang masih belia diragukan akan sanggup memimpin kota Kediri.
Namun berbekal prestasinya di bidang pendidikan dan organisasi wanita yang masih lajang ini tetap optimis akan bisa memimpin Kota Kediri. Dia berkomitmen membangun dan memajukan kota Kediri dengan lebih baik.
Vinanda Prameswati lahir di Surabaya pada 12 Juni 1998 dan dikenal sebagai seorang tokoh muda dengan segudang prestasi.
Ia merupakan putri dari AKBP Edy Herwiyanto, seorang perwira polisi yang berdedikasi di Kepolisian Negara Republik Indonesia.
AKBP Edy Herwiyanto, yang lahir di Nganjuk pada 28 Oktober 1970, merupakan sosok yang berperan penting dalam dunia kepolisian dan memiliki gelar lengkap Dr. Edy Herwiyanto, SH, MH, M.
Vinanda tumbuh dalam keluarga yang penuh dengan nilai-nilai kedisiplinan dan pengabdian kepada negara, berkat peran aktif orangtuanya dalam dunia pendidikan dan sosial.
Vinanda menghabiskan masa kecilnya di Kediri bersama keluarganya, yang sangat mendukung pendidikan dan perkembangan kariernya.
Ayahnya, yang menikahi Siskawati, memiliki empat orang anak, termasuk Vinanda yang sebelumnya telah berkiprah di dunia politik.
Latar belakang keluarga yang solid dan penuh perhatian ini memberi Vinanda dasar yang kuat dalam menghadapi tantangan hidup dan meniti kariernya, terutama di dunia sosial dan politik.
Berikut adalah biodata lengkap Vinanda Prameswati, Wali Kota Kediri 2024.
Nama Lengkap : Vinanda Prameswati
Tempat, Tanggal Lahir : Surabaya, 12 Juni 1998
Jenis Kelamin : Perempuan
Alamat: Kota Kediri, Jawa Timur
Agama : Islam
Pendidikan Terakhir: Magister Kenotariatan, Universitas Airlangga (2023)
Pendidikan Sebelumnya: Sarjana Hukum, Universitas Brawijaya (2020)
Nama Ayah: AKBP Edy Herwiyanto (Perwira Polisi)
Nama Ibu: Siskawati
Status: Belum Menikah
Organisasi yang Diikuti: Ketua Harian Relawan Suket Teki Nusantara, Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKL), Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Kediri (2024)
Pendidikan Vinanda Prameswati
Vinanda Prameswati memulai perjalanan pendidikannya di SD Plus Rahmat Kediri, di mana ia mengembangkan dasar-dasar pengetahuan dan karakter yang kuat.
Setelah menyelesaikan pendidikan dasar, ia melanjutkan ke SMP Negeri 1 Kediri pada tahun 2010 hingga 2013.
Keputusan untuk melanjutkan pendidikan di SMAN 3 Kediri membawanya semakin dekat dengan dunia akademik yang lebih mendalam, dan ia berhasil lulus pada tahun 2016.
Pada jenjang pendidikan tinggi, Vinanda memilih untuk melanjutkan studi di Universitas Brawijaya Malang, di mana ia mengambil jurusan Hukum.
Di universitas ini, ia menyelesaikan program S1 dan meraih gelar Sarjana Hukum pada tahun 2020.
Keinginannya untuk mengembangkan pengetahuan lebih lanjut membawanya melanjutkan studi ke Universitas Airlangga Surabaya, mengambil jurusan Magister Kenotariatan.
Di Unair, ia lulus pada tahun 2023 dengan predikat cumlaude, menunjukkan dedikasi dan kemampuannya dalam bidang hukum yang semakin mendalam.
Vinanda Prameswati memiliki rekam jejak yang panjang dan beragam dalam berbagai organisasi dan kegiatan sosial.
Hal ini memperlihatkan komitmennya terhadap pembangunan masyarakat serta dedikasinya dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat, terutama yang kurang mampu.
Sejak menempuh pendidikan tinggi di Universitas Brawijaya, Vinanda sudah aktif berorganisasi, salah satunya di Forum Kajian dan Penelitian Hukum (FKPH) Fakultas Hukum.
Pada periode 2017 hingga 2019, Vinanda dipercaya menjabat sebagai Divisi Penelitian, di mana ia terlibat dalam berbagai kegiatan riset yang mengembangkan pengetahuan hukum dan memperdalam wawasan kritisnya tentang isu-isu sosial.
Setelah menyelesaikan kuliah, Vinanda melanjutkan pengabdiannya di Indonesia Youth Opportunities in International Networking (IYOIN) pada tahun 2019-2020, di mana ia menjabat sebagai Divisi Acara.
Dalam perannya ini, Vinanda bertugas untuk mengorganisir acara yang bertujuan memperluas jaringan pemuda Indonesia ke dunia internasional.
Pengalaman ini memperkaya kemampuan komunikasi dan manajerialnya serta memperkenalkan dirinya pada jejaring global yang lebih luas.
Pada tahun 2020, Vinanda mulai lebih terjun ke dalam dunia sosial dan kemasyarakatan dengan bergabung di Relawan Suket Teki Nusantara (RSTN).
Sebagai Ketua Harian, ia memimpin organisasi ini dalam berbagai kegiatan yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu dan terpinggirkan.
Organisasi yang memiliki cabang di seluruh Indonesia ini fokus pada pemberdayaan masyarakat marginal melalui berbagai program sosial dan pelatihan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan mereka.
Di samping itu, Vinanda juga aktif dalam berbagai organisasi lainnya, termasuk menjadi Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKL).
Dalam organisasi ini, ia mengadvokasi hak-hak pedagang kecil dan memperjuangkan keberlanjutan usaha mikro di tengah tantangan ekonomi.
Selain itu, ia juga menjabat sebagai Sekretaris Pengurus Mitra Bisnis Asosiasi Pengusaha Ritel Daerah (ASPERDA) DPD Jawa Timur.
Di mana ia berperan dalam menjalin kemitraan antara pengusaha dan organisasi untuk mendorong perkembangan sektor bisnis lokal.
Vinanda juga mengembangkan kariernya di bidang politik dengan bergabung di DPD Partai Golkar Kota Kediri pada tahun 2024.
Ia menjabat sebagai Wakil Ketua, sebuah posisi yang semakin menguatkan eksistensinya dalam dunia politik dan memberikan kesempatan untuk berkontribusi lebih besar dalam membangun Kota Kediri.
Keterlibatannya dalam Partai Golkar memperlihatkan keseriusannya dalam ikut serta dalam pemerintahan dan kebijakan publik, serta memberi landasan yang kuat bagi pencalonannya sebagai Wali Kota Kediri.
Vinanda juga terlibat dalam beberapa organisasi berbasis sosial dan budaya, seperti Paguyuban Sedulure Wong Cilik yang ia pimpin pada periode 2021-2024.
Dalam organisasi ini, Vinanda berupaya untuk memperkuat hubungan sosial antar masyarakat kecil dan menciptakan peluang bagi mereka untuk lebih mandiri secara ekonomi dan sosial.
Pengalaman-pengalaman tersebut memperkaya rekam jejaknya dalam organisasi dan memperlihatkan dedikasinya dalam membangun masyarakat.
Tak berhenti sampai di situ, Vinanda Prameswati memutuskan untuk maju dalam Pilkada 2024 sebagai calon Wali Kota Kediri.
Dalam proses Pilkada tersebut, berdasarkan hasil hitung cepat yang dirilis oleh sejumlah lembaga survei, Vinanda unggul dengan perolehan suara sebesar 57 persen, mengalahkan calon lainnya, Ferry Silviana.
Pasangan Vinanda dalam Pilkada Kediri adalah KH Qowimuddin Thoha (Gus Qowim), seorang ulama yang juga dikenal luas di kalangan masyarakat Kediri.
Keduanya mengusung visi MAPAN (Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangeni) yang bertujuan untuk membawa Kediri menuju perkembangan yang lebih baik.
Mereka fokus pada peningkatan kualitas hidup, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat.
Dengan rekam jejak yang begitu kaya, baik dalam dunia sosial, hukum, maupun politik, Vinanda Prameswati membuktikan dirinya sebagai tokoh muda yang siap memimpin dan membawa perubahan positif bagi Kota Kediri.
Pengalamannya yang luas dalam berorganisasi dan membangun jaringan sosial memberikan dasar yang kuat bagi visi dan misinya sebagai calon Wali Kota Kediri pada Pilkada 2024.
Secara keseluruhan, profil Vinanda Prameswati menggambarkan sosok seorang pemuda yang berkomitmen tinggi terhadap pembangunan masyarakat dan berani mengambil peran dalam berbagai bidang, mulai dari hukum, sosial, hingga politik.
Tulisan dirangkum dari berbagai sumber, semoga menginspirasi generasi muda di seluruh tanah air. Saatnya yang muda-muda diberikan amanah untuk memimpin negeri ini.






