Bupati John Kenedi Azis: Meski Pasca Bencana, Dukungan Luar Biasa Perantau Jadi Kekuatan Padang Pariaman

Resmikan bantuan RTLH dan khitanan massal 1.000 anak, Bupati apresiasi sinergi Muzaki Rantau dan BAZNAS di tengah suasana duka.

Dok : Istimewa

PADANG PARIAMAN | KlikGenZ – Semangat gotong royong antara pemerintah daerah, lembaga zakat, dan kekuatan tokoh perantau menjadi fondasi kokoh bagi pembangunan di Kabupaten Padang Pariaman. Hal ini terbukti nyata saat Bupati Padang Pariaman, Dr. H. John Kenedi Azis, meresmikan penyaluran bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) senilai Rp25 juta per keluarga serta program khitanan massal bagi 1.000 anak di 25 Puskesmas se-kabupaten Padang Pariaman serentak pada Jumat (13/2/2026).

Kegiatan kemanusiaan yang penuh haru ini dipusatkan di kediaman tokoh perantau nasional, H. Azwar Wahid—yang akrab disapa Mak Ciak Sagi—di Nagari III Koto Aur Malintang Selatan.

Dihadiri Jajaran Pejabat dan Tokoh Penting

Peresmianini menjadi momentum istimewa dengan hadirnya tokoh-tokoh utama daerah. Tampak hadir Ketua TP-PKK Kabupaten Padang Pariaman, Ketua Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parpora), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Jajaran Kedinasan Lainnya.

Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan lintas sektoral yang kuat, didampingi oleh unsur Pemerintahan Kecamatan, Danramil 08 Sungai Geringging, Kapolsek IV Koto Aur Malintang beserta jajaran, serta para Wali Nagari se-Kecamatan IV Koto Aur Malintang.

Baca Juga  BMKG: Bibit Siklon 95B Resmi Menjadi Siklon Tropis Senyar, Waspada Cuaca Ekstrem

Dukungan Rantau di Tengah Suasana Pasca-Bencana

Meskipun saat ini Kabupaten Padang Pariaman masih berada dalam suasana prihatin pasca-bencana, dukungan dari para perantau justru mengalir semakin deras. Bupati John Kenedi Azis menegaskan bahwa aksi sosial ini berjalan masif sebagai wujud nyata kuatnya ikatan batin kaum perantau terhadap tanah kelahirannya.

“Menjadi sebuah kebanggaan besar bagi saya pribadi dan pemerintah daerah bisa bersinergi seirama dengan tokoh-tokoh luar biasa seperti Mak Ciak Sagi dan Ibu Hj. Rangkayo Yusneti Yossie melalui Yossie Foundation Group,” ujar Bupati John Kenedi Azis dalam sambutannya yang emosional.

Ia menambahkan bahwa peran perantau tidak surut sedikit pun meski kondisi sedang sulit. “Meskipun kita sedang dalam suasana berkabung atau pasca-bencana, support dan dukungan rantau tetap luar biasa. Inilah kekuatan besar yang dimiliki Padang Pariaman untuk bangkit dan terus maju,” tegasnya.

Amanah Zakat Melalui BAZNAS

Bupati juga menggarisbawahi pentingnya kepercayaan para perantau sebagai Muzaki (pembayar zakat) yang menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS Kabupaten Padang Pariaman. Amanah ini telah membuahkan hasil konkret, yakni bantuan bedah rumah untuk 8 keluarga dengan nilai Rp25.000.000 per unit, serta layanan khitanan massal yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Puskesmas se-Kabupaten Padang Pariaman.

Baca Juga  Platform Emas JWR China Runtuh, Investor Ritel Terancam Rugi Rp171 Triliun

Dana bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan hunian yang lebih layak, sehat, dan bermartabat bagi masyarakat, yang pengerjaannya turut dipantau oleh dinas teknis terkait demi standar kualitas yang baik.

Persatuan Emosional Ranah dan Rantau

Tuan rumah acara, Mak Ciak Sagi, bersama Hj. Rangkayo Yusneti Yossie menyatakan komitmennya untuk terus membersamai pemerintah dalam memulihkan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Kehadiran jajaran Kepala Dinas dan pimpinan lembaga dalam acara ini mempertegas bahwa sinergi ranah dan rantau bukan sekadar bantuan materiil, melainkan sebuah bentuk persatuan emosional dan kolaborasi nyata.

Menutup rangkaian seremoni, Bupati John Kenedi Azis memberikan pesan kuat: selama ranah dan rantau tetap bersatu dan seluruh jajaran pemerintah daerah bahu-membahu bersinergi dengan BAZNAS dan perantau, maka Kabupaten Padang Pariaman memiliki fondasi kekuatan yang tak tergoyahkan untuk menghadapi ujian seberat apa pun.