KLIKGENZ – Generasi Z dituntut adaptif dan multitalenta di era digital. Namun, tak banyak yang mampu membuktikan bahwa kuliah, karier, dan hobi bisa berjalan beriringan. Kisah Jovinta, mahasiswi semester 3 Program Studi (Prodi) Digital Bisnis di Cyber University, menjadi bukti nyata bahwa kesuksesan bisa diraih lewat kombinasi passion dan kompetensi digital.
Jovinta tak hanya fokus pada perkuliahan. Ia juga aktif sebagai model foto profesional di Kota Solo. Di tengah kesibukan akademik, ia tetap menjalani berbagai sesi pemotretan komersial dan editorial. Menariknya, kedua dunia tersebut justru saling mendukung.
Salah satu faktor penting dalam perjalanan akademiknya adalah program CyberTalent, sebuah wadah pengembangan talenta digital mahasiswa di Cyber University. Melalui program ini, Jovinta mendapatkan akses pelatihan, proyek industri, serta pendampingan mentor profesional di bidang digital.
“CyberTalent memberi saya banyak kesempatan untuk belajar langsung dari mentor berpengalaman, sekaligus mencoba hal-hal baru di dunia digital yang sebelumnya belum pernah saya sentuh,” ungkap Jovinta dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (8/9).
Modeling Jadi Aset, Bukan Hambatan
Sejak sebelum kuliah, Jovinta telah menekuni dunia modeling. Pengalaman tersebut ternyata sangat relevan dengan proyek-proyek digital yang ia jalani di kampus.
“Modeling mengajarkan saya percaya diri, mengatur ekspresi, serta bekerja sama dalam tim kreatif. Semua skill itu ternyata juga bermanfaat saat saya terlibat dalam proyek digital,” jelasnya.
Kemampuan visual branding yang ia peroleh dari dunia modeling berpadu dengan pemahaman teknologi dan bisnis digital yang dipelajari di bangku kuliah. Kombinasi tersebut menjadi modal kuat dalam mempersiapkan karier di masa depan.
“Kombinasi ini menjadi modal penting untuk karier saya ke depan,” tambahnya.
Staf Kemahasiswaan Cyber University, Cep Adiwiharja, turut memberikan apresiasi atas capaian Jovinta.
“Jovinta adalah contoh mahasiswi yang mampu menyeimbangkan dunia akademik dan karier profesional. Ia memiliki rasa ingin tahu tinggi, disiplin, serta kemauan kuat untuk terus berkembang,” ujarnya.
Inspirasi Generasi Z di Era Digital
Cyber University yang dikenal sebagai The First Fintech University in Indonesia berkomitmen membekali mahasiswa dengan keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan industri. Program seperti CyberTalent menjadi salah satu bentuk nyata dukungan kampus terhadap pengembangan potensi mahasiswa.
Kisah Jovinta menjadi inspirasi bagi Generasi Z untuk tidak membatasi diri pada satu bidang saja. Di era digital, peluang terbuka lebar bagi siapa pun yang mau belajar, beradaptasi, dan berani mengeksplorasi potensi diri.
Kesuksesan bukan hanya tentang memilih satu jalan, melainkan bagaimana menggabungkan berbagai talenta dan kesempatan untuk mencapai tujuan. [*]








