BMKG Peringatkan Gelombang 2,5 Meter di Perairan Sumbar 15–18 Februari 2026, Nelayan Diminta Waspada

Hujan petir, angin kencang hingga 15 knots, dan pasang dua kali sehari berpotensi ganggu aktivitas pelayaran di perairan Sumatera Barat.

Redaksi
Foto : Ilustrasi /antara

PADANG | KLIKGENZ — Aktivitas melaut di perairan Sumatera Barat dalam beberapa hari ke depan diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur merilis peringatan dini cuaca laut untuk periode 15–18 Februari 2026.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur, Sahat Mauli Pasaribu, menegaskan potensi hujan petir, angin kencang, hingga gelombang mencapai 2,5 meter perlu menjadi perhatian utama nelayan, operator kapal, serta masyarakat pesisir.

Pada 15–16 Februari, wilayah perairan Agam hingga Pasaman Barat serta Timur Siberut diprakirakan didominasi cuaca berawan tebal hingga hujan petir. Sementara perairan Padang, Pesisir Selatan, dan Kepulauan Mentawai bagian timur dan barat berpotensi mengalami hujan ringan.

Baca Juga  Pemprov Bengkulu Siaga Cuaca Ekstrem, BPBD Standby Penuh

Memasuki 16–17 Februari, hujan petir diperkirakan meluas ke perairan Padang, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Barat Siberut, hingga Sipora. Kondisi ini berpotensi memicu gangguan jarak pandang dan meningkatkan risiko pelayaran, khususnya bagi kapal berukuran kecil.

Pada 18 Februari, cuaca diproyeksikan mulai berangsur stabil dengan dominasi berawan tebal dan peluang hujan ringan di sebagian besar wilayah perairan Sumatera Barat.

BMKG juga mencatat tinggi gelombang secara umum berada pada kategori rendah hingga sedang. Namun, potensi gelombang hingga 2,5 meter dapat terjadi di perairan Pesisir Selatan, Timur Pagai, serta Barat Siberut, Sipora, dan Pagai.

Baca Juga  Sekolah Pedalaman Mentawai Mulai Nikmati Listrik PLN

Selain itu, pada 16 Februari terdapat potensi angin kencang dengan kecepatan mencapai 15 knots atau lebih di wilayah Timur Pagai serta Barat Sipora dan Pagai. Secara umum, angin bertiup dari arah barat laut menuju utara dengan kecepatan 5–17 knots.

Info grafis BMKG

Khusus 15 Februari 2026, pasang laut diprediksi terjadi dua kali, yakni pukul 05.00–07.00 WIB dan 17.00–19.00 WIB, sementara surut diperkirakan pada pukul 11.00–13.00 WIB.

BMKG mengimbau masyarakat pesisir dan pelaku transportasi laut untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi maritim.bmkg.go.id demi keselamatan dan kelancaran aktivitas di laut. [*]