News  

Kebakaran Hanguskan Rumah dan Ruko di Waru PPU, 10 Tangki Air Dikerahkan

Api melalap satu rumah dan satu ruko di Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Petugas bergerak cepat cegah api merambat ke pemukiman padat.

Redaksi
Kebakaran Waru Hanguskan Rumah dan-Ruko di Kalimantan Timur, Kamis (19/2/2026) pagi

KALIMANTAN TIMUR | KLIKGENZ.COM – Kebakaran hebat melanda kawasan pemukiman di Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Kamis (19/2/2026) pagi. Satu unit rumah dan satu ruko hangus dilalap si jago merah, sementara kobaran api sempat mengancam bangunan lain di sekitarnya.

Insiden terjadi sekitar pukul 10.00 Wita. Warga yang melihat kepulan asap tebal langsung melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Penajam Paser Utara.

Komandan Regu Posko Waru, Yudi, menyebut tim tiba di lokasi hanya lima menit setelah laporan diterima. Petugas langsung melakukan penyemprotan intensif serta pengamanan di sisi kanan dan kiri bangunan guna mencegah api merambat ke rumah warga lainnya.

Baca Juga  Tekanan MSCI ke IHSG Buka Jalan Dana Asing ke Bursa Malaysia pada 2026

“Kami lakukan penyemprotan dan pengamanan agar api tidak merambat ke rumah lain,” ujar Yudi.

Sedikitnya 10 tangki air dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman. Personel Posko Waru mendapat dukungan armada dan tambahan tenaga dari Posko Petung serta Posko Penajam. Kolaborasi lintas posko tersebut dinilai krusial karena lokasi kebakaran berada di kawasan pemukiman padat.

Berkat respons cepat petugas, api berhasil dikendalikan sebelum meluas. Sekitar pukul 11.20 Wita, tim mulai melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api tersisa yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Baca Juga  Kemendagri Siapkan E-Voting untuk Pilkades Serentak, BRIN Terlibat Kembangkan Teknologi

Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. Pemilik bangunan dilaporkan hanya sempat menyelamatkan dokumen penting. Sebagian besar barang lainnya tidak berhasil diselamatkan karena api dengan cepat membesar.

Belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang. [*]