Rumah PNS di Kalumbuk Padang Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp500 Juta

Damkar Kota Padang Gerak Cepat, Api Berhasil Dicegah Merembet di Kawasan Padat Penduduk

Redaksi

PADANG | KLIKGENZ – Musibah kebakaran kembali mengguncang Kota Padang. Satu unit rumah milik seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Kelurahan Kalumbuk, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, hangus dilalap api pada Sabtu (21/2/2026) siang.

Peristiwa kebakaran di Kalumbuk Padang ini terjadi sekitar pukul 14.19 WIB. Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) dan Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, menyebutkan bahwa unit langsung diberangkatkan satu menit setelah laporan diterima.

“Laporan masuk pukul 14.19 WIB dan pada pukul 14.20 WIB unit sudah bergerak menuju lokasi,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Padang Pariaman Lantik 50 Kepala Sekolah, Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan

Api Berasal dari Kamar Belakang

Kebakaran pertama kali diketahui saksi mata yang melihat kobaran api muncul dari arah kamar belakang rumah. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan sebelum petugas tiba di lokasi.

Rumah tersebut diketahui milik Elsis Mareta Endriyenti (40), seorang PNS, yang saat kejadian dihuni tiga orang dalam satu kepala keluarga.

Beruntung, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut, dan para penghuni tidak sampai harus mengungsi.

Tantangan di Lokasi Padat Penduduk

Proses pemadaman sempat menghadapi tantangan. Lokasi kebakaran berada di kawasan padat penduduk dengan akses jalan yang relatif sempit serta lingkungan yang cukup ramai.

Baca Juga  Cuaca Fluktuatif, Kalaksa BPBD Sulbar Minta TRC Siaga Penuh Hadapi Potensi Bencana

Meski begitu, petugas Damkar berhasil mengendalikan api sebelum merembet ke rumah warga lainnya.

“Alhamdulillah api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas. Nilai aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp1 miliar,” jelas Rinaldi.

Akibat kebakaran tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi warga, khususnya di kawasan padat permukiman, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di siang hari saat aktivitas rumah tangga sedang tinggi.