Pasar Pabukoan Pariaman Diserbu Warga di Hari Kelima Ramadan, UMKM Raup Berkah

Lonjakan pengunjung di Pasar Pariaman dan Kurai Taji dongkrak omzet pedagang, jadi motor penggerak ekonomi lokal selama Ramadan.

Suasana Pasar Pabukoan di Kota Pariaman dipadati warga yang berburu takjil dan menu berbuka puasa pada hari kelima Ramadan, Senin (23/02/2026). Keramaian pembeli membawa berkah bagi pedagang dan pelaku UMKM lokal.

PARIAMAN | KLIKGENZ.COM – Denyut ekonomi rakyat terasa semakin kencang di hari kelima Ramadan 1447 H. Pasar Pabukoan di Kota Pariaman, Sumatera Barat, dipadati warga yang berburu takjil dan menu berbuka puasa, Senin (23/02/2026).

Dua titik utama keramaian berada di kawasan Pasar Pariaman, Kecamatan Pariaman Tengah, serta Pasar Kurai Taji, Kecamatan Pariaman Selatan. Sejak sore hari, masyarakat tumpah ruah memenuhi lapak-lapak pedagang yang menjajakan aneka kuliner khas Ramadan.

Beragam hidangan tersaji menggoda selera, mulai dari kolak pisang, bubur sumsum, aneka gorengan, es buah segar, hingga lauk pauk siap santap. Tak hanya warga setempat, pembeli juga datang dari wilayah sekitar, termasuk Kabupaten Padang Pariaman, demi mendapatkan menu favorit yang hanya hadir selama bulan suci.

Baca Juga  Akun Aura Kasih Diserbu 315 Juta Kunjungan, Buka Promosi Gratis untuk UMKM

Antrean pembeli memadati salah satu lapak kuliner di Pasar Pabukoan, dengan pengunjung datang menggunakan sepeda motor untuk mendapatkan hidangan favorit berbuka puasa.[dok.Imran Efendi]
Salah seorang pedagang, Lidawati, mengungkapkan rasa syukurnya atas lonjakan pembeli sejak awal Ramadan. Ia menyebut, tren penjualan terus meningkat dari hari pertama hingga hari kelima.

“Alhamdulillah, pembeli selalu ramai dan datang silih berganti. Biasanya paling padat menjelang waktu berbuka,” ujarnya.

Para pedagang menilai Pasar Pabukoan menjadi momentum emas untuk meningkatkan pendapatan. Selain mendongkrak omzet harian, pasar musiman ini juga membuka peluang bagi pelaku UMKM baru untuk menjajal usaha kuliner.

Mereka berharap pemerintah daerah dapat melakukan penataan yang lebih baik, mulai dari pengaturan lalu lintas pengunjung hingga peningkatan promosi, agar daya tarik pasar semakin kuat hingga akhir Ramadan.

Baca Juga  Dampak Buruk Flexing di Media Sosial: Bahayanya bagi Anak Muda"

Pedagang melayani pembeli yang memilih aneka lauk dan takjil siap saji di kawasan Pasar Pabukoan Pariaman, di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat selama Ramadan. [Dok. Imran Efendi]
Dengan tren kunjungan yang terus menanjak, Pasar Pabukoan diprediksi bakal semakin semarak memasuki pertengahan hingga penghujung Ramadan. Tradisi tahunan ini tak sekadar menjadi pusat kuliner berbuka, tetapi juga simbol penguatan ekonomi kerakyatan di Kota Pariaman. [*]