Mahasiswa Administrasi Publik UMN YARSI Bukittinggi Dorong Digitalisasi Nagari melalui Program AMSEL 4.0 di Padang Pariaman

Selain Transformasi tata kelola berbasis cloud, mahasiswa KKN UMN Bukittinggi berperan aktif dalam agenda khitanan massal dan penyerahan bantuan RTLH.

Redaksi

PADANG PARIAMAN | KLIKGENZ – Dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang modern dan transparan, tujuh mahasiswa Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, Universitas Mohammad Natsir (UMN) Bukittinggi sukses melaksanakan program KKN Tematik 2026 di Nagari III Koto Aur Malintang Selatan, Kabupaten Padang Pariaman.

Kegiatan yang berlangsung sejak 26 Januari hingga 13 Februari 2026 ini fokus pada pendampingan pelayanan publik dan akselerasi transformasi digital melalui program unggulan bertajuk AMSEL 4.0.

FGD Strategis: Migrasi Administrasi ke Sistem Cloud

Puncak kegiatan KKN ini ditandai dengan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) dan workshop bersama perangkat nagari. Berbeda dengan sosialisasi searah, tim mahasiswa melakukan pendampingan intensif mengenai modernisasi administrasi secara langsung di kantor nagari.

Fokus utama FGD ini adalah penguatan tata kelola data berbasis digital, di antaranya:

Pertama, Penyimpanan Berbasis Cloud. Mahasiswa mengedukasi perangkat nagari mengenai manajemen file yang aman, terpusat, dan dapat diakses secara real-time. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir risiko kehilangan data fisik yang selama ini menjadi kendala klasik di tingkat desa.

Kedua, Optimalisasi Google Forms. Tim mahasiswa melakukan implementasi alat digital untuk pendataan masyarakat, sehingga pelayanan surat-menyurat dan survei kepuasan menjadi lebih cepat, efisien, dan terekam dengan baik secara digital.

Baca Juga  Perkuat Ekonomi Nagari, Koperasi Desa Merah Putih Amal Selatan Buka Gerai BRILink

Januardiman, selaku Ketua tim mahasiswa KKN UMN Bukittinggi menyampaikan bahwa tim tidak hanya memberikan teori, tetapi langsung berdiskusi mengenai kendala teknis di lapangan. Menurutnya, tujuan utama kegiatan ini adalah agar administrasi nagari lebih akuntabel dan adaptif terhadap teknologi informasi.

Penguatan Identitas Nagari Persiapan Aur Malintang Tengah

Selain inovasi digital, mahasiswa KKN yang terdiri dari Rafi Dirga Maulana, Januardiman, Afdal Dzikri Azim, Reni Sukma Kurnita, Indah Murfi Ananda, Harapat, dan Aznil Mardin ini juga memberikan kontribusi fisik bagi Nagari Persiapan Aur Malintang Tengah.

Tim merancang dan menyerahkan sejumlah papan informasi publik sebagai bentuk penguatan tata kelola. Penyerahan ini meliputi Peta Geografis Nagari Persiapan Aur Malintang Tengah, Papan 10 Program Pokok PKK, serta Bagan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Perangkat Nagari. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk meningkatkan literasi informasi bagi warga sekaligus mempertegas struktur organisasi di wilayah nagari persiapan tersebut.

Peranan Mahasiswa KKN Membantu Persiapan Hingga Pelaksanaan di Lapangan

Dedikasi mahasiswa UMN Bukittinggi tidak berhenti pada urusan administratif semata. Pada akhir masa pengabdian, tim KKN mengambil peran aktif dalam membantu kelancaran agenda kemanusiaan di Kabupaten Padang Pariaman, yakni khitanan massal bagi 1.000 anak dan prosesi penyerahan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Baca Juga  Hari Ini! Pemkab Dharmasraya Gelar Pasar Murah di Kantor Walinagari Sungai Kambut

Mahasiswa terlibat langsung mulai dari tahap persiapan logistik, manajemen administrasi peserta khitan, hingga pendampingan teknis di lokasi acara. Kontribusi mahasiswa di garis depan ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian agenda sosial tersebut berjalan tertib, aman, dan lancar sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat penerima manfaat.

Komitmen Tri Dharma Perguruan Tinggi

Pelaksanaan KKN Tematik ini merupakan wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada poin pengabdian kepada masyarakat. Selama tiga minggu masa KKN, mahasiswa berperan sebagai mitra strategis pemerintah nagari dalam memperbaiki sistem kerja dan kualitas pelayanan publik di daerah.

Dengan berakhirnya masa KKN tersebut, diharapkan pondasi digitalisasi AMSEL 4.0 yang telah diletakkan dapat terus dikembangkan oleh perangkat nagari. Harapan besarnya adalah terciptanya pelayanan masyarakat yang lebih prima, modern, dan berkelanjutan di masa depan bagi masyarakat Padang Pariaman.