RSUD Tipe D Sungai Limau Segera Dibangun, Bupati John Kenedy Azis Targetkan Rampung 2026

Pemkab Padang Pariaman siapkan lahan 1,8 hektare di Nagari Pilubang, rumah sakit berkapasitas 50 tempat tidur dukung layanan kesehatan wilayah utara.

Bupati John Kenedy Azis meninjau lokasi pembangunan RSUD Tipe D di Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, yang direncanakan mulai dibangun usai Idulfitri. [Dok. Imran Efendi ]

PADANG PARIAMAN | KLIKGENZ.COM – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat segera merealisasikan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe D di Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau. Peletakan batu pertama direncanakan usai Idulfitri atau paling lambat April mendatang.

Bupati John Kenedy Azis menegaskan, pembangunan RSUD tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat akses dan kualitas layanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Padang Pariaman bagian utara.

“Alhamdulillah, kita berdoa semoga setelah Lebaran atau selambat-lambatnya bulan April, pembangunan RSUD Tipe D ini bisa dimulai. Mohon doa dan dukungan masyarakat agar rencana ini berjalan lancar,” ujar Bupati.

Kapasitas 50 Tempat Tidur, Dukung 8 Puskesmas

RSUD Tipe D ini dirancang dengan kapasitas awal minimal 50 tempat tidur sesuai standar rumah sakit tipe D. Kehadirannya akan mengampu dan mendukung pelayanan dari sekitar tujuh hingga delapan puskesmas di wilayah sekitar, seperti Puskesmas Batu Basa, Sungai Geringgiang, Gasan, Sungai Limau, Kampung Dalam, dan daerah lainnya.

Baca Juga  Putusan MK Berpotensi Perpanjang Masa Jabatan DPRD 2024–2029

Dengan adanya fasilitas kesehatan ini, masyarakat dari Sungai Limau, Sungai Geringgiang, Gasan hingga kawasan sekitarnya tidak perlu lagi menempuh jarak jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan ke Parit Malintang maupun Kota Pariaman.

Lahan seluas 1,8 hektare di Nagari Pilubang yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman untuk pembangunan RSUD Tipe D berkapasitas 50 tempat tidur. [Dok. Imran Efendi]

Lahan 1,8 Hektare Disiapkan

Dari sisi kesiapan, Pemerintah Kabupaten telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 1,8 hektare. Pada tahap awal, pembangunan difokuskan pada area sekitar 4.000 meter persegi untuk gedung utama rumah sakit.

Sisa lahan akan dimanfaatkan secara bertahap untuk fasilitas pendukung seperti area parkir, ruang terbuka, serta sarana penunjang lainnya. Pemkab menargetkan proses pembangunan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar delapan bulan.

Baca Juga  Pemkab Padang Pariaman Usulkan Dana Rehabilitasi Pariwisata Pascabencana ke Kemenparekraf

Jika berjalan sesuai rencana, RSUD Tipe D Sungai Limau ditargetkan rampung pada tahun 2026 dan mulai menerima pasien pada awal 2027.

Dukungan Masyarakat Menguat

Tokoh masyarakat Sungai Limau, Wali Fery, menyampaikan apresiasi atas inisiasi pembangunan tersebut. Ia menilai kehadiran rumah sakit akan membawa dampak besar bagi masyarakat di Padang Pariaman bagian utara.

“Kami masyarakat, khususnya di Padang Pariaman bagian utara dan Kecamatan Sungai Limau, sangat mendukung dan berharap rumah sakit ini segera terealisasi dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Pembangunan RSUD Tipe D ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam memperluas akses layanan kesehatan yang merata, cepat, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat. [*]