Nagari  

Mahasiswa KKN Universitas Andalas Laksanakan Program Penyuluhan Pertanian untuk Pencegahan Gagal Panen di Nagari III Koto Aur Malintang

Mahasiswa KKN Universitas Andalas laksanakan penyuluhan pertanian program pencegahan gagal panen di Nagari III Koto Aur Malintang tingkatkan pengetahuan petani dan dorong pertanian berkelanjutan

Doc: Mahasiswa KKN Unand bersama dengan masyarakat melakukan penyuluhan pertanian

Nagari III Koto Aur Malintang | KlikGenZ — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 1 Universitas Andalas (Unand) kembali menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung pengembangan sektor pertanian melalui pelaksanaan Program Penyuluhan Pertanian untuk Pencegahan Gagal Panen. Kegiatan ini digelar pada 19 Januari 2026 di Kantor Pemuda Korong Koto Kaciak dan menyasar seluruh kelompok tani di Nagari III Koto Aur Malintang sebagai upaya meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola tanaman secara optimal.

Program ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai teknik budidaya yang benar, pemilihan benih unggul, pengolahan lahan, pemupukan yang tepat, sistem irigasi efektif, hingga pengendalian hama dan penyakit secara terpadu. Penyuluhan disampaikan dengan metode komunikatif dan interaktif, sehingga peserta dapat dengan mudah memahami materi dan langsung menerapkannya di lapangan. Mahasiswa KKN tidak hanya menyampaikan teori, tetapi juga memberikan demonstrasi praktis yang memungkinkan petani melihat secara nyata penerapan teknik pertanian modern.

Respon dari para petani sangat positif. Mereka antusias mengikuti setiap sesi penyuluhan dan aktif berdiskusi mengenai masalah yang sering dihadapi, mulai dari serangan hama, penyakit tanaman, hingga dampak perubahan iklim yang berpotensi menurunkan hasil panen. Beberapa petani juga berbagi pengalaman pribadi, menciptakan suasana diskusi yang hangat dan produktif. Hal ini menunjukkan bahwa program penyuluhan tidak hanya menjadi media transfer ilmu, tetapi juga menjadi forum kolaborasi antara mahasiswa dan petani untuk menemukan solusi nyata di lapangan.

Baca Juga  Ketua Bawaslu Padang Pariaman: Pilwana Harus Jadi Sekolah Demokrasi, Meski Bukan Kewenangan Pengawasan Kami

Ketua tim KKN Reguler 1 Universitas Andalas, Jeandyraf Saputra, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja berkelanjutan mahasiswa di bidang pertanian. “Melalui penyuluhan ini, kami berharap petani dapat memahami penyebab gagal panen dan menerapkan langkah-langkah pencegahan secara tepat. Kami ingin membekali mereka dengan keterampilan dan pengetahuan yang bisa meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, serta mendukung ketahanan pangan di Nagari III Koto Aur Malintang,” ujarnya.

Selain fokus pada peningkatan teknik budidaya, mahasiswa KKN juga mendorong petani untuk mengadopsi praktik pertanian berkelanjutan. Pendekatan ini meliputi penggunaan pupuk organik, pemeliharaan kesuburan tanah, rotasi tanaman, serta pengendalian hama secara ramah lingkungan. Tujuannya adalah agar pertanian tidak hanya produktif secara jangka pendek, tetapi juga tetap lestari untuk generasi mendatang.

Kegiatan ini juga menjadi wahana pembelajaran langsung bagi mahasiswa KKN. Mereka tidak hanya belajar tentang aspek teknis pertanian, tetapi juga tentang dinamika sosial di pedesaan, komunikasi efektif dengan masyarakat, serta pentingnya pendekatan partisipatif dalam pengembangan sektor pertanian. Dengan berinteraksi langsung dengan petani, mahasiswa dapat memahami tantangan nyata yang dihadapi di lapangan dan merancang solusi yang relevan dan aplikatif.

Baca Juga  KKN Universitas Andalas Meriahkan Senam Pagi Bersama Anak TK Rizky Bunda di Korong Koto Kaciak Kabupaten Padang Pariaman

Para peserta menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN Universitas Andalas. Mereka menilai penyuluhan ini membuka wawasan baru tentang cara meningkatkan produktivitas dan kualitas panen, sekaligus memberikan motivasi untuk lebih serius menerapkan teknik pertanian modern dan ramah lingkungan. Banyak petani yang berjanji akan mencoba menerapkan teknik yang dipelajari pada musim tanam berikutnya, menandakan keberhasilan kegiatan ini dalam mendorong perubahan positif.

Secara keseluruhan, Program Penyuluhan Pertanian untuk Pencegahan Gagal Panen ini berjalan lancar dan penuh antusiasme. Mahasiswa KKN Universitas Andalas berharap kegiatan ini dapat menjadi program berkelanjutan yang rutin digelar, sehingga petani Nagari III Koto Aur Malintang semakin mandiri, produktif, dan sejahtera. Program ini juga menjadi bukti nyata peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan pertanian lokal serta menciptakan sinergi yang harmonis antara mahasiswa dan masyarakat.

Dengan kolaborasi yang kuat antara mahasiswa dan petani, diharapkan sektor pertanian di Nagari III Koto Aur Malintang tidak hanya mampu meningkatkan hasil panen, tetapi juga mengembangkan budaya pertanian yang berkelanjutan, adaptif terhadap perubahan iklim, dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional. Program ini menunjukkan bahwa inovasi, edukasi, dan pendampingan yang tepat dapat membawa dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat pedesaan.