PADANG PARIAMAN | KLIKGENZ.COM — Bagi sebagian besar masyarakat Kecamatan VII Koto Padang Sago, nama Roni Okdiarto bukanlah sosok baru. Kiprahnya dalam berbagai kegiatan pemerintahan dan kepemiluan membuatnya dikenal sebagai figur yang aktif, dekat dengan masyarakat, serta memahami seluk-beluk administrasi nagari.
Kini, Roni menyatakan diri maju sebagai bakal calon Wali Nagari Koto Dalam Barat, kampung halamannya sendiri, dalam kontestasi Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak di Kabupaten Padang Pariaman.
Niatnya sederhana namun sarat makna: membangun tanah kelahiran agar tumbuh menjadi nagari yang maju, mandiri, dan mampu bersaing dengan nagari-nagari lain di Padang Pariaman.
Pengalaman di bidang pemerintahan menjadi salah satu modal penting yang dimilikinya. Roni pernah mengemban amanah sebagai Sekretaris Nagari, jabatan yang membuatnya akrab dengan tata kelola pemerintahan nagari, pelayanan publik, hingga pengelolaan administrasi masyarakat.
Tak hanya itu, ia juga pernah menjadi pegawai honorer di Kantor Camat VII Koto Padang Sago, sehingga memahami secara langsung dinamika pelayanan pemerintahan di tingkat kecamatan.
Selain berkiprah di pemerintahan, Roni juga aktif dalam penyelenggaraan demokrasi. Ia pernah dipercaya sebagai Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan kemudian menjabat sebagai Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam).
Pengalaman tersebut membentuk karakter kepemimpinannya yang tegas, teliti, serta menjunjung tinggi integritas dalam setiap tanggung jawab yang diemban.
Di tengah masyarakat, Roni dikenal sebagai sosok yang gesit dan mudah bergaul. Ia kerap hadir dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan di nagari. Kedekatan inilah yang membuatnya memahami berbagai kebutuhan riil warga, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan nagari, hingga penguatan ekonomi masyarakat.
Berbekal rekam jejak tersebut, langkahnya maju sebagai calon wali nagari bukan tanpa alasan. Ia ingin menghadirkan perubahan nyata melalui tata kelola pemerintahan yang transparan, serta mendorong program pemberdayaan masyarakat yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.
Bagi Roni, membangun nagari bukan sekadar soal jabatan, melainkan panggilan pengabdian untuk kampung halaman.
Dengan pengalaman birokrasi dan kepemiluan yang dimilikinya, ia berharap dapat membawa Nagari Koto Dalam Barat menuju arah yang lebih maju, berkembang, dan berdaya saing di masa depan. [*]







