PADANG PARIAMAN — Kontestasi Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) di Kabupaten Padang Pariaman mulai memunculkan figur-figur menarik dari tengah masyarakat.
Salah satu nama yang kini ramai diperbincangkan warga adalah Ardian Salmi, yang lebih dikenal dengan sapaan Makjo.
Pria yang selama ini dikenal aktif di berbagai kegiatan sosial itu kini turun langsung ke arena Pilwana dengan mencalonkan diri sebagai Wali Nagari III Koto Aur Malintang, Kecamatan IV Koto Aur Malintang.
Bagi masyarakat di nagarinya, Makjo bukan sosok yang tiba-tiba muncul menjelang kontestasi politik. Namanya sudah lama dikenal karena hampir selalu hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat.
Mulai dari alek baralek, kegiatan keagamaan, hingga kegiatan sosial seperti pemotongan hewan qurban saat Idul Adha, Makjo kerap terlihat ikut terlibat bersama masyarakat.
Kedekatan dengan warga inilah yang membuat sosoknya cukup familiar di berbagai korong di nagari tersebut.
Menariknya, rekam jejak Makjo dalam dunia kepemiluan juga tidak bisa dianggap remeh dan kaleng-kaleng.
Ia bukanlah pemain politik praktis ataupun tim sukses kandidat tertentu.
Sebaliknya, Makjo pernah menjalankan peran sebagai penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan, sebuah posisi yang menuntut integritas serta pemahaman terhadap aturan demokrasi.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi dirinya untuk memahami bagaimana tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.
Kini, dengan bekal pengalaman sosial dan kepemiluan itu, Makjo Ardian Salmi mencoba mengambil langkah lebih besar: memimpin nagarinya sendiri.
Ia menyadari bahwa Nagari III Koto Aur Malintang memiliki banyak potensi yang selama ini belum tergarap maksimal.
Salah satu fokus yang ingin didorong adalah penguatan ekonomi masyarakat nagari, apalagi dengan mulai digalakkannya program Koperasi Desa Merah Putih yang diharapkan mampu menggerakkan ekonomi pedesaan.
Menurut Makjo, jika potensi nagari dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara signifikan.

Nagari III Koto Aur Malintang sendiri memiliki luas wilayah sekitar 15,18 kilometer persegi dan berada sangat dekat dengan pusat kecamatan, hanya berjarak sekitar 0,5 kilometer.
Sementara itu, jaraknya sekitar 33 kilometer dari ibu kota Kabupaten Padang Pariaman dan 89 kilometer dari ibu kota Provinsi Sumatera Barat.
Nagari ini dihuni oleh sekitar 5.126 jiwa, terdiri dari 2.487 laki-laki dan 2.639 perempuan.
Secara administratif, nagari ini terbagi dalam enam korong, yaitu Kampung Padang, Kampung Jambu, Kampung Baringin, Kampung Koto Kaciak, Kampung Pinang, dan Kampung Surau.
Dengan dinamika masyarakat yang aktif dan potensi nagari yang cukup besar, Pilwana di Nagari III Koto Aur Malintang diperkirakan akan berlangsung menarik.
Kemunculan figur seperti Makjo Ardian Salmi menjadi warna baru dalam kontestasi tersebut—figur yang lahir dari tengah masyarakat dan kini siap menguji kepercayaan warga untuk memimpin nagari ke arah yang lebih maju. [*]






