PADANG PARIAMAN | KLIKGENZ.COM — Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak tahun 2026 mulai memanaskan dinamika politik di berbagai nagari di Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat.
Sejumlah figur mulai bermunculan ke permukaan, menyatakan kesiapan mereka untuk memimpin dan membangun nagari masing-masing. Di Kecamatan VII Koto, salah satu nama yang mulai ramai diperbincangkan adalah Muhammad Jamil, SH.
Pria yang dikenal sebagai pengacara tersebut memastikan dirinya akan maju sebagai calon Wali Nagari Balah Aie Timur pada Pilwana tahun ini.
Keputusan itu, menurut Jamil, bukan diambil secara tiba-tiba. Ia menilai kampung halaman bukan sekadar tempat kelahiran, tetapi juga ruang pengabdian yang harus diperjuangkan masa depannya.
“Kalau tidak sekarang, kapan lagi,” ujar Jamil penuh keyakinan.
Menurutnya, membangun nagari membutuhkan keberanian untuk mengambil tanggung jawab, bukan hanya sekadar memberikan kritik dari luar.
Selama ini, Muhammad Jamil dikenal aktif dalam berbagai kegiatan organisasi dan kemasyarakatan. Aktivitas tersebut membuatnya terbiasa berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus memahami persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.
Selain itu, pengalaman di dunia kepemiluan juga pernah ia jalani. Jamil pernah dipercaya sebagai anggota Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) VII Koto serta pernah menjabat sebagai anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) VII Koto.
Pengalaman tersebut membuatnya memahami proses demokrasi dari dalam, mulai dari pengawasan hingga penyelenggaraan pemilu.
Menurut Jamil, bekal pengalaman itu menjadi modal penting untuk mendorong tata kelola pemerintahan nagari yang lebih baik, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Nagari Balah Aie Timur sendiri merupakan salah satu nagari yang relatif baru di Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman.
Sebagai nagari yang masih berkembang, berbagai sektor dinilai masih membutuhkan pembenahan agar mampu sejajar dengan nagari-nagari lainnya di daerah tersebut.
Nagari ini memiliki luas wilayah sekitar 6,57 kilometer persegi dengan jumlah penduduk sekitar 2.516 jiwa. Secara geografis, Balah Aie Timur berada sekitar lima kilometer dari pusat pemerintahan Kecamatan VII Koto.
Di tengah berbagai potensi yang dimiliki, nagari ini juga dikenal memiliki agenda budaya yang cukup populer, yakni event pacu kuda tahunan.
Kegiatan tersebut selalu menjadi perhatian masyarakat dan menjadi salah satu kebanggaan warga setempat.
Tahun ini, event pacu kuda tersebut kembali direncanakan digelar dan diharapkan mampu menjadi magnet bagi masyarakat sekaligus mendorong perputaran ekonomi di nagari.
Bagi Jamil, potensi-potensi lokal seperti inilah yang perlu terus dikembangkan agar Balah Aie Timur tidak hanya dikenal secara budaya, tetapi juga mampu tumbuh menjadi nagari yang maju, mandiri, dan berdaya saing. [*]






