Nagari III Koto Aur Malintang Selatan Gelar Tabligh Akbar dan Zikir Bersama Pascabencana

Momentum Refleksi dan Penguatan Spiritual Masyarakat Padang Pariaman Usai Bencana

Rafi Dirga Maulana
Dok : Ranggi P

AUR MALINTANG | KlikGenZ — Pemerintahan Nagari III Koto Aur Malintang Selatan menggelar tabligh akbar dan zikir bersama pascabencana pada Selasa malam, 31 Desember 2025. Kegiatan keagamaan ini menjadi sarana refleksi dan perenungan bersama bagi masyarakat setelah bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat, khususnya Kabupaten Padang Pariaman.

Tabligh akbar dan zikir bersama berlangsung khidmat dan mendapat sambutan luas dari masyarakat. Masjid tempat pelaksanaan dipadati jamaah hingga hampir penuh. Antusiasme warga menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan serta kebutuhan akan penguatan spiritual di tengah proses pemulihan pascabencana.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat. Hadir di antaranya Camat IV Koto Aur Malintang, Kapolsek IV Koto Aur Malintang, Danramil 08/Sungai Geringging, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Badan Musyawarah Nagari (Bamus), Pendamping Lokal Desa (PLD) Nagari, Garda Muda Aur Malintang Selatan, alim ulama, cadiak pandai, imam dan khatib, serta masyarakat Nagari III Koto Aur Malintang Selatan.

Selain pelaksanaan tabligh akbar dan zikir bersama, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan santunan anak yatim serta pembagian paket sembako kepada jamaah. Rangkaian kegiatan sosial tersebut menjadi wujud kepedulian Pemerintahan Nagari terhadap masyarakat terdampak bencana, khususnya kelompok rentan.

Baca Juga  Pemulihan Mendesak: Akses Warga Terputus, Kerusakan Infrastruktur Padang Pariaman Capai Rp284 Miliar

Tausiyah disampaikan oleh Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Barat, Dr. H. M. Rifki, M.Ag. Dalam ceramahnya, ia mengajak masyarakat untuk mengambil hikmah dari setiap musibah, memperkuat keimanan dan ketakwaan, serta menjadikan bencana sebagai momentum untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Santunan anak yatim dan pembagian sembako ini terlaksana berkat dukungan penuh para perantau Nagari III Koto Aur Malintang Selatan. Sinergi antara masyarakat di ranah dan perantau di rantau menjadi faktor penting sehingga kegiatan dapat berjalan lancar, tertib, dan penuh kekhusyukan.

Wali Nagari III Koto Aur Malintang Selatan, Era Jaya, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh perantau yang selama ini konsisten memberikan dukungan terhadap berbagai program dan kegiatan nagari. Menurutnya, kebersamaan antara ranah dan rantau merupakan kekuatan utama dalam membangun nagari, terutama pada masa pascabencana.

Baca Juga  Gerak Cepat, Aliansi Solidaritas Peduli Bencana Sumbar Salurkan Bantuan

Era Jaya juga berharap tabligh akbar dan zikir bersama dapat menjadi agenda rutin nagari yang terus mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak akan terlaksana dengan baik tanpa kepedulian dan partisipasi bersama.

Camat IV Koto Aur Malintang, Alkadri, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai tingginya partisipasi masyarakat yang memadati masjid mencerminkan kuatnya nilai religius, solidaritas sosial, serta semangat gotong royong masyarakat pascabencana.

Sementara itu, Ketua Ikako Amal berharap tabligh akbar dan zikir bersama ini menjadi momentum refleksi dan perenungan bagi seluruh masyarakat. Menurutnya, musibah yang terjadi hendaknya dijadikan pengingat untuk mempererat ukhuwah, meningkatkan kepedulian sosial, dan memperkuat iman dalam kehidupan bermasyarakat.

Melalui kegiatan keagamaan ini, Pemerintahan Nagari III Koto Aur Malintang Selatan berharap nilai-nilai religius, solidaritas sosial, dan gotong royong masyarakat semakin menguat, sekaligus menjadi pondasi penting dalam proses pemulihan dan pembangunan nagari pascabencana.